Home / EKOBIS / Harga Emas Terkoreksi Isu The Fed
MENUKIK - Harga emas menukik lebih rendah dan jatuh di bawah kisaran harga 1.240 dolar Amerika Serikat (AS) per ounce pada awal pekan ini.

Harga Emas Terkoreksi Isu The Fed

MEDIAWARTA.COM, WASHINGTON – Harga emas menukik lebih rendah dan jatuh di bawah kisaran harga 1.240 dolar Amerika Serikat (AS) per ounce pada awal pekan ini. Bursa saham AS dan dolar yang menguat telah menekan harga emas.

Di faktor lain, investor juga menjaga posisi menjelang hasil pertemuan Bank Sentral AS atau The Federal Reserve dan Jepang di pekan ini. Pada pasar spot, harga emas turun 1,2 persen ke level 1.233,40 dolar AS. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level tertinggi di 1.260,71 dolar AS.

Harga emas berjangka di AS untuk pengiriman April, melemah 1,1 persen ke level 1.245,10 dolar AS per ounce. Sementara, harga perak susut 0,8 persen ke level 15,35dolar AS per ounce di awal pekan ini.

Kebijakan Bank Sentral AS menjadi perhatian pelaku pasar. Pertemuan bank sentral AS dimulai Selasa (15/3), menjadi perhatian pelaku pasar untuk mengetahui kenaikan tingkat suku bunga.

Kenaikan suku bunga AS dapat meningkatkan dolar AS, dan meningkatkan biaya bagi pemegang logam mulia. “Risikonya, jika pertemuan Bank Sentral AS hasilnya mungkin sedikit agresif dari proyeksi. Posisi menjelang pertemuan juga menyebabkan terkoreksi investasi ini,” terang pendiri Logic Advisors New York, Bill O’Neil, dalam keterangannya seperti yang dimuat di Reuters.

Baca Juga:   Pertamina Proaktif Urai Antrian BBM di SPBU Wilayah Sulawesi

Seiring, bursa saham global menguat. Di Wall Street, cenderung menegaskan harga minyak bakal lebih rendah. Sementara, bursa saham Eropa mengantisipasi perbankan mendapatkan keuntungan dari kebijakan moneter. Kenaikan indeks saham turut menekan laju harga emas.

“Kami tidak memiliki kepastian dalam dua tahun ini. Kami akan melihat kenaikan suku bunga pada tahun ini,” imbuh Chief Executive of Sharps Pixley, Ross Norman.

Investor juga mencermati hasil pertemuan Bank Sentral Jepang. Dikabarkan, pimpinan Bank Sentral Jepang akan membahas soal pembebasan 90 miliar dolar AS untuk dana jangka pendek dan pengenaan suku bunga negatif.

Sementara itu, berdasarkan data, hedge fund telah meningkatkan posisi di divisi Comex dengan melihat ada kemungkinan kenaikan harga emas ke level tertinggi dalam 13 bulan.

Komentar

Check Also

GMTD Gelar IPST untuk 20 Unit di Golden Rod dan Castanea

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Progres pembangunan unit terus di kebut, dalam IPST ini sedikitnya ada 20 …