Home / TEKNO / Otoritas Makassar Pertegas Kerja Sama Terkait IT dengan Perancis
POIN PENTING - Ada tiga poin penting dalam nota kesepahaman antara Cofely Ineo Prancis dengan Pemkot Makassar, yakni sistem keamanan, kesehatan, dan mobilitas.

Otoritas Makassar Pertegas Kerja Sama Terkait IT dengan Perancis

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, kembali menerima delegasi dari perusahaan Perancis, Cofely Ineo-Gdf Suez, Bruno Maestracci dan Eric Bruder di rumah jabatannya, Jalan Penghibur, Makassar, Selasa (29/3).

Kehadiran keduanya dalam rangka mempertegas kerja sama perusahan tersebut, yang sebelumnya telah menandatangain nota kesepahaman dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Sebelumnya, ada tiga poin penting dalam nota kesepahaman antara Cofely Ineo Perancis dengan Pemkot Makassar, yakni sistem keamanan, kesehatan, dan mobilitas.

Kehadiran delegasi dari perusahaan Perancis ini, guna mempertegas kembali hubungan kerja sama dan sebagai tindak lanjut nota kesepahaman yang telah kami jalin sebelumnya, terang Ramdhan.

Dalam pertemuan, Wali Kota Makassar didampingi Kepala Dinas (Kadis) Infokom, Ismoenandar, Kadis Kesehatan, Naisyah Tun Azikin, Kadis Sosial, Yunus Said, dan Kadis Kebersihan, Azis Hasan.

Sementara itu, Bruno yang mewakili perusahaan Cofely Ineo, menegaskan, pihaknya intensif berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk segera merealisasikan apa yang menjadi poin dalam nota kesepahaman antara pihaknya dan Pemkot Makassar.

Baca Juga:   Kemkominfo Menobatkan Telkomsel Sebagai Penyelenggara Telekomunikasi Dengan Wajib Bayar PNBP Telekomunikasi Tertinggi Tahun 2019

Minggu ini, kami sudah mulai intensif berkordinasi dengan pihak terkait. Tinggal bagaimana prosedur dan aturan yang berlaku, itu juga yang terus kami konsultasikan kepada Wali Kota Makassar, ungkapnya.

Otoritas Makassar sendiri terlihat menitikberatkan pertemuan tersebut untuk membahas sistem keamanan kota dengan kamera CCTV. Kami mewajibkan sekitar 200 ribu bangunan toko di Makassar menggunakan CCTV yang terintegrasi War Room Makassar, imbuh Ramdhan.

Menurutnya, semua bangunan toko harus memasang kamera CCTV berlangganan dengan fiber optic yang dimiliki Pemkot Makassar, ulasnya.

Ramdhan menetapkan, setidaknya untuk satu toko minimal memiliki lima unit CCTV indoor dan enam unit kamera outdoor.

Dengan ini, saya berharap ruang gerak pelaku kriminal semakin sempit, sehingga kondisi Makassar bisa semakin aman ke depan, harapnya.

Komentar

Check Also

Telkomsel Hadirkan Kolaborasi Lintas Industri di Gelaran Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Telkomsel kembali membuktikan kapabilitasnya sebagai penyedia layanan dan solusi digital yang terpercaya …