Home / BUDAYA / Pedagang Kuliner Panen Untung di Kampung Kuliner Pecinan
KULINER - Kehadiran warga Tionghoa yang sudah berasimilasi dengan masyarakat setempat, menjadi salah satu khazanah penting lahirnya beragam kuliner khas.

Pedagang Kuliner Panen Untung di Kampung Kuliner Pecinan

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Salah satu unsur yang dapat mendukung keberhasilan pariwisata suatu kota, selain keamanan, kenyamanan, dan kebersihannya, tentu tidak lepas dari kehadiran unit-unit pendukungnya seperti pusat kuliner.

Kuliner memegang peran sentral suatu kota, karena menjadi salah satu ikonik cita rasa yang khas selain landmark. Kehadiran warga Tionghoa yang sudah berasimilasi dengan masyarakat setempat, menjadi salah satu khazanah penting lahirnya beragam kuliner khas, baik resep temurun yang berasal dari Tiongkok, maupun yang sudah berkompilasi dengan resep Nusantara.

Untuk mengakomodir berbagai kuliner khas tersebut, pemangku kepentingan di Kecamatan Wajo, Kota Makassar berinisiatif menyediakan wadah bagi para pedagang makanan, khususnya penganan tradisional yang memiliki cita rasa berbeda dibandingkan penganan daerah lain Tanah Air.

Salah satu area di Pecinan yang disulap menjadi kampung kuliner adalah di Jalan Bali, Kecamatan Wajo. Di sini, setiap Sabtu, warga penghuni sekitar mulai memenuhi puluhan stand yang sudah disediakan di sepanjang bantar jalan kiri-kanan.

Salah seorang penjual penganan tradisional khas Tiongkok, Mei Siang, mengaku senang bisa berjualan di area yang dilabeli Kawasan Kuliner Pecinan tersebut. Menurutnya, Cakwe khas Selatpanjang Riau yang dijualnya selalu habis terjual, bahkan sebelum batas penjualan yang dipatok hanya sampai pukul 23.00 Wita.

Sementara itu, salah seorang penjual yang enggan dikutip namanya, mengimbau agar penyelenggara dapat menambah hari penjualan. “Sayangnya, kami hanya bisa berjualan pada Sabtu. Kalau bisa, hari penjualan bisa ditambah pada Minggu juga,” ungkapnya, saat ditemui Sabtu (19/3) sore.

Pasalnya, pada hari penjualan yang mulai dibuka sekitar pukul 16.00 Wita hingga selesai pukul 23.00 Wita, pihaknya dapat meraup omset Rp 1 juta.

Dari pantauan MediaWarta.com, sekitar pukul 17.00 Wita, Kawasan Kuliner Pecinan sudah dipenuhi pengunjung yang hendak membeli atau menikmati berbagai penganan khas yang dijajakan para pedagang.

Komentar

Check Also

Ini uang panai orang Tionghoa

MEDIAWARTA.COM – Ini uang panai orang Tionghoa. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, …