Home / KESEHATAN / Batasi Konsumsi Coto dengan Minum Teh

Batasi Konsumsi Coto dengan Minum Teh

MEDIAWARTA.COM, MAKASAR – Kota Makassar merupakan salah satu Kota di Indonesia yang memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa, salah satunya Coto (Makassar). Siapa yang tidak mengenal Coto, makanan khas Makassar yang satu ini selalu menjadi buruan bukan hanya warga Kota Makassar akan tetapi juga para pelancong yang datang berkunjung ke kota ini.

Coto merupakan makanan olahan berbahan utama daging sapi yang diramu dengan bumbu khas sehingga menghasilkan kombinasi warna, rasa, dan aroma yang sangat nikmat. Tidak hanya daging, Anda bisa memilih berbagai macam kombinasi bahan, antara lain hati, jeroan, jantung, dan paru.

Karena bahan utamanya adalah daging, maka kandungan zat besi pada Coto sangat tinggi. Daging sapi mengandung sekitar 1,7 mg per 100 gram bahan dan hati sapi sekitar 6,8 mg per 100 gram bahan, akan tetapi hanya sekitar 20-30 persen yang dapat diserap tubuh. Sementara, kebutuhan zat besi pada pria dewasa sekitar 13 mg per hari dan wanita dewasa sekitar 26 mg per hari.

Zat besi dibutuhkan tubuh sebagai pembawa oksigen dan karbondioksida untuk metabolism energy, serta untuk pembentukan sel darah merah. Jika seseorang mengalami kekurangan zat besi, maka akan berdampak pada produktivitas kerja yang menurun. Hal tersebut disebabkan karena orang dewasa yang mengalami kekurangan zat besi akan cenderung cepat lelah dan lesu sehingga kapasitas kerja berkurang, kondisi tersebut lebih sering dijumpai pada perempuan karena mereka memiliki siklus haid setiap bulan.

Sayangnya, ada beberapa perilaku kurang tepat yang sering dipraktikkan para penikmat Ccoto, yaitu mengasup Coto dengan minuman teh. Teh umum kita jumpai ketika seseorang mengasup Coto, padahal kandungan tanin pada teh dapat menghambat penyerapan zat besi di dalam tubuh sehingga asupan zat besi dari Coto tidak maksimal.

Jika Anda mengasup masing-masing 100 gram daging dan hati sapi dari Coto Makassar, maka paling tidak sekitar 8,5 gram zat besi Anda bisa peroleh dari Coto tersebut, atau hanya sekitar tiga gram yang diserap tubuh. Akan tetapi jika Anda mengasup teh yang memiliki komponen penghambat zat besim maka jumlah yang diserap tubuh menjadi jauh lebih sedikit.

Pasangan yang tepat saat Anda mengasup Coto adalah jus jeruk. Pasalnya, kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk dapat membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh. Hanya, jus tersebut sebaiknya menggunakan buah jeruk asli bukan jus jeruk sintetik dan pada saat proses pembuatannya sebaiknya tidak ditambahkan gula secara berlebih karena bisa mengurangi manfaat dari jus tersebut.

Jadi, silakan menikmati makanan khas Kota Makassar yang satu ini tetapi tentu saja pilih pasangan minuman yang tepat.

Penulis: Manji Lala

 

Komentar

Check Also

Varian makanan dalam Waroenk Korean Food Times laris diburu pelanggan

MEDIAWARTA.COM – KUPANG, Diluncurkan pada Senin (1/10/2018), varian menu Korea dalam program Waroenk Korean Food …