Home / BUDAYA / Jangan Asal Bangun Kuburan, Ada Feng Shui-nya Juga

Jangan Asal Bangun Kuburan, Ada Feng Shui-nya Juga

MEDIAWARTA.COM – Dalam filosofi Tiongkok kuno, alam ini terdiri dari gabungan unsur baik dan buruk. Alam juga berada dalam dimensi ruang dan waktu yang terus berubah lantaran terjadinya energi yang saling bereaksi secara alami menuju keseimbangan.

Manusia yang hidup di alam (bumi) ini pun memiliki energi. Jika seseorang tinggal di suatu tempat yang mempunyai energi baik atau berada pada perpaduan unsur yang cocok, maka orang itu akan mendapat pengaruh yang baik, begitu pula sebaliknya.

Hal demikian berlaku juga untuk properti kuburan, tetapi yang mendapat pengaruh dari kuburan adalah anak-anak dari mendiang yang telah dikubur tersebut. Ini dapat terjadi karena mereka memiliki unsur genetik yang sama.

Dalam kebudayaan Tionghoa, kuburan bagi seseorang sangat penting, karena kuburan dapat mempengaruhi keadaan keluarga yang masih hidup. Kuburan harus dibuat sebaik mungkin, selain karena hal yang telah disebutkan tadi, juga sebagai bukti besarnya penghormatan seseorang kepada orang tua yang telah meninggal. Pentingnya keberadaan kubur bagi seseorang, terlihat dari ritual Qimming atau Cengbeng yang masih dilakukan mayoritas warga Tionghoa.

Terkait Feng Shui kuburan, ada hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain unsur “Naga”, liang lahat, gundukan, air, dan arah. Selain itu, bentuk kuburan, batu nisan, waktu penguburan juga diperhitungkan. Baik buruknya Feng Shui kuburan, biasanya langsung terlihat dalam tempo satu tahun, berpengaruh pada keturunan laki-laki.

Biasanya, orang pantang mengubah-ubah kuburan jika kuburan itu sudah dianggap baik atau minimal tidak buruk. Tetapi jika ada tanda-tanda atau pengaruh buruk, secepatnya kuburan diperiksa dengan dibantu ahli Feng Shui. Jika memungkinkan, segera diperbaiki supaya pengaruh buruk tersebut hilang atau bahkan berubah jadi baik. Di zaman sekarang, penerapan Feng Shui kuburan secara sempurna sudah relatif sulit karena perkembangan modern tidak lagi sinergi dengan lingkungan alam.

Sementara, Feng Shui rumah atau bangunan kelihatan lebih menarik dan lebih diminati. Pasalnya, Feng Shui kategori ini lebih kuat pengaruhnya dalam menunjang kehidupan modern seseorang. Apalagi, penerapannya pun memang lebih nyata dan mempengaruh pola pikir yang logis.

Effendy Wongso/Foto: Istimewa

Komentar

Check Also

Ini uang panai orang Tionghoa

MEDIAWARTA.COM – Ini uang panai orang Tionghoa. Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya, …