Home / NEWS / INTERNASIONAL / Polisi Kejar Pelaku Penembakan di Munich, Transportasi Umum Ditutup Batasi Gerak Teroris
Foto: Reuters/Michael Dalder

Polisi Kejar Pelaku Penembakan di Munich, Transportasi Umum Ditutup Batasi Gerak Teroris

MEDIAWARTA.COM, MUNICH – Aksi penembakan terjadi di pusat perbelanjaan di Munich, Jerman. Otoritas setempat pun menghentikan pelayanan transportasi umum di Munich karena belum berhasil menangkap pelaku penembakan.

Dikutip dari detik.com, juru bicara kepolisian setempat, Claudia Kuntzel mengatakan kejadian berawal saat terdengar letusan tembakan di restoran cepat saji McDonald yang berada di area Olympia-Einkaufszentrum sekitar pukul 17.50 waktu setempat, Jumat (22/7/2016). Diketahui, ada beberapa korban tewas dan terluka.

“Tidak jelas apakah penembakan telah terjadi di lokasi lain, dan apakah tembakan telah berhenti,” ujarnya seperti dilansir CNN, Sabtu (23/7/2016) pukul 01.50 Wib.

Pihak kepolisian Jerman menyampaikan informasi melalui akun media sosial mereka seperti dikutip dari CNN. Dari laporan saksi, polisi mengetahui ada tiga orang pelaku yang membawa senjata api.

“Saat ini, kami belum berhasil menangkap setiap pelaku. Perburuan berlangsung dengan kecepatan tinggi,” terang polisi setempat.

Akibat situasi yang masih simpang siur, pihak kepolisian meminta agar warga meninggalkan ruang publik. Mereka juga mengumumkan, pelayanan transportasi umum untuk sementara dihentikan.

“Kami meminta semua orang di wilayah kota untuk tinggal di rumah atau mencari perlindungan di bangunan terdekat. Pelayanan transportasi publik telah berhenti,” imbau polisi.

Salah seorang saksi yang bekerja pada salah satu toko di dalam mal itu, Lynn Stone, mengatakan mengaku mendengar tembakan dari dalam mal dan melihat pengunjung berlari ke luar untuk menyelamatkan diri.

“Saya pergi ke luar juga. Di luar saya mendengar lebih banyak tembakan lalu sepertinya pelaku pergi ke gedung parkir di sebelah mal, ada beberapa tembakan di sana,” jelas Stone.

Saat menyelamatkan diri, Stone mengaku melihat seseorang tergeletak di lantai. Ia juga melihat ada seorang wanita yang menangis lalu polisi memberi tahu mereka untuk pergi ke luar dari area mal.

“Seseorang tergeletak di lantai, mungkin mati atau terluka parah. Polisi memberi tahu semua orang untuk pergi ke sisi lain dari jalan,” kata dia.

“Kami hanya tinggal di sana sebentar sampai polisi mengatakan kepada kami untuk pergi lebih jauh lagi,” imbuh Stone.

Komentar

Check Also

Misteri Pemakaman Saddam Hussein

MEDIAWARTA.COM – Diketahui, seperti dilansir media Pakistan The Express Tribune  dari laman Liputan6.com pada Rabu …

Share This