Tetap Langsing saat Silaturahmi Lebaran

MEDIAWARTA.COM – Momen Lebaran tentu sangat menyenangkan. Pasalnya, selain dapat berkumpul bersama keluarga dan kerabat, biasanya makanan lezat tersaji di depan mata. Tetapi, itulah namanya juga hari raya, tentu kita ingin merayakan kegembiraan bersama.

Sudah menjadi tradisi jika makanan dan minuman tersedia melimpah. Melihat beragam menu malah membuat kita ingin menikmati semua. Apalagi, kadang ada beberapa makanan atau minuman yang jarang disajikan di luar hari Lebaran, dan hal ini bisa membuat kalap.

Ditambah, mesti berkeliling silaturahmi, biasanya tuan rumah selalu menyuguhi beragam makanan yang juga tidak kalah lezatnya dibandingkan makanan di rumah. Jika sedang menghindari kegemukan,  coba langkah-langkah berikut supaya saat silaturahmi agar tubuh tetap langsing, tetapi tidak berarti tidak bisa mencicipi semua hidangan yang ada.

Cicipi Sedikit Jangan Kalap

Seringkali tidak enak menolak tawaran tuan rumah. Untuk itu, cicipi hidangan sedikit saja. Jangan kalap langsung satu porsi penuh. Anda pun terhindar dari rasa kenyang dan perut kembung. Selain itu, masih bisa mencicipi menu-menu lain.

Biasakan Minum Air Putih

Jadikan air putih sebagai “menu” utama untuk melepas dahaga. Tahan diri menikmati minuman-minuman manis lantaran kalorinya  biasanya tinggi. Atau, seperti yang disebutkan sebelumnya, minum sedikit saja. Bila masih haus, langsung minum air putih.

Gunakan Wadah Piring

Bukan hanya makanan “berat”, pakai piring saat mengambil makanan ringan seperti kue-kue kering. Anda dapat mengontrol jumlah kue yang ingin dimakan jika dialasi dulu. Tahan diri untuk tidak mengisi ulang piring tersebut.

Jalan Kaki Bersilaturahmi

Baca Juga:   Lantamal VI Berlakukan Thermoscan di Pintu Masuk Untuk Cegah Penyebaran COVID-19

Jika rumah kerabat tidak terlalu jauh, coba tempuh dengan jalan kaki. Jalan kaki bisa membakar kalori. Gunakan alas kaki yang nyaman sehingga tidak gampang merasa kelelahan.

Tetap Berolahraga

Hari raya sama dengan hari libur nasional plus libur panjang. Selalu timbul godaan untuk tidak berolahraga dulu. Sebaiknya,  olahraga tetap rutin dilakukan. Dengan begitu, berat badan tetap stabil. Joging seputar kompleks atau sekadar jalan kaki di pagi hari juga sudah cukup. Apalagi, karena sedang hari libur pasti jalanan tidak ramai kendaraan lalu lalang. Olahraga pasti lebih leluasa dan menyenangkan.

Menjadi “Pembantu” Sementara

Imbangi kegiatan “makan” saat silaturahmi degan aktivitas membersihkan rumah, seperti mencuci, menyapu, mengepel, membereskan ruangan. Jadi, tetap ada kalori yang terbakar. Tentu, bagi ibu rumah tangga, ini juga sekaligus mengatasi pembantu yang sedang mudik pulang kampung.

Konsisten dan Patuhi Waktu Makan

Jangan lewatkan waktu makan sekalipun ingin diet. Dengan begitu, Anda bisa mengontrol porsi asupan yang disantap.

Istirahat dan Tidur yang Cukup

Kekurangan tidur malah meningkatkan nafsu makan dan keinginan menyantap makanan-makanan yang ada. Tetap patuhi waktu tidur seperti biasanya.

Melanjutkan Puasa Lain

Puasa Ramadan bukan satu-satunya puasa. Masih banyak puasa-puasa di bulan lainnya yang bisa kita jalankan. Bahkan, pada awal Idul Fitri saja, Anda bisa puasa Syawal (awal bulan Syawal) selama enam hari. Atau, bisa dengan puasa Senin-Kamis. Ini berarti nafsu makan bisa terkontrol, sekaligus menambah pahala.

Sumber: Femina/Foto: Istimewa

Komentar

Check Also

Meningkatkan Kesadaran Penyakit Demensia

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Alzheimer’s Disease International (ADI) memberikan kepercayaan dan penghormatan kepada Indonesia untuk menjadi tuan …

Share This
Mediawarta