Home / NEWS / NASIONAL / Benarkah manusia liliput itu ada? ini buktinya
Proses pembuatan film Krasue Kreung Khon, yang menampilkan sosok manusia liliput

Benarkah manusia liliput itu ada? ini buktinya

MEDIAWARTA.COM – Baru-baru ini netizen Indonesia dibuat heboh dengan munculnya foto-foto manusia kerdil di media sosial. Apalagi di ikuti oleh berita tentang sosok manusia liliput yang hidup di daerah Sulawesi.

Setelah ditelusuri ternyata foto-foto itu merupakan bagian dari pembuatan film Thailand berjudul ‘Krasue Kreung Khon’ (Bigfoot Half Men). Seperti dikutip dari movie.mthai.com film bergendre Action, Horror, Komedi ini dirilis 21 Januari 2016 di Thailand.

Benarkah ada komunitas manusia kerdil di Sulawesi? Berdasarkan penelusuran mediawarta.com dari berbagai sumber, ternyata keberadaan manusia kerdil di Indonesia diduga memang benar. Bahkan ada empat daerah yang memiliki manusia liliput.

Liliput Ebu Gogo Flores, NTT

Pada sebuah artikel di New Scientist (Vol. 186, No. 2504) dipaparkan, pada abad ke-18 warga di Flores melepas manusia liliput Ebu Gogo, dan meminta mereka mengambil hadiah serabut kelapa di dalam gua. Setelah berhasil mengambil serat, warga desa melemparkan api ke dalam gua, dengan maksud membakarnya hidup-hidup

Seorang professor Universitas Wollongong Sydney Australia, salah satu tim yang menyelidiki Hobbit, pernah mengatakan dalam sebuah penelitian tentang Ebu Gogo. Komunitas ini pernah nyaris punah akibat letusan Gunung Berapi, sekitar 12.000 tahun lalu. Tapi mereka bisa bertahan hidup di pulau Flores.

Liliput Suku Oni di Sulsel

Di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan juga muncul legenda orang kerdil. Ciri-cirinya memiliki tinggi badan rata-rata 70 cm, mirip manusia tapi wajahnya keriput seperti orang tua.

Suku primitif Oni bersembunyi di gua-gua di pegunungan Bone. Konon hidup mereka hanya bergantung pada buah-buahan yang ada di hutan sekitar tempat tinggal mereka. Lokasinya terpencil, di Dudun Dekko Mappesangka Ponre, kurang lebih lima kilometer dari pemukiman warga.

Liliput di Gunung Kerinci, Jambi

Legenda orang kerdil mulai terdengar sejak awal abad 20 di pedalaman hutan Sumatera. Pada 21 Agustus 1915, peneliti bernama Edward Jacobson menemukan sekumpulan jejak misterius di tepi Danau bento, di tenggara Gunung Kerinci, Jambi. Pemandunya bernama Mat Getoep mengatakan, jejak sepanjang 5 inci merupakan milik manusia kerdil, sejenis liliput dalam cerita dongeng.

Liliput di Lampung

Pada 2013 lalu warga Lampung dibuat heboh dengan penampakan manusia liliput di hutan Taman Nasional Way Kambas. Ternyata itu bukan hanya satu kali, petugas Polisi Hutan, mengatakan telah beberapa kali melihat sosok manusia kerdil di dalam hutan.

Terlepas dari benar atau tidaknya informasi mengenai manusia kerdil yang tergolong komunitas primitif di beberapa daerah di Indonesia. Saksi mata yang mengaku melihat langsung hal tersebut, menyampaikan testimoni kebenaran mengenai keberadaan manusia kerdil itu. Apalagi diperkuat dengan cerita-cerita legenda yang hidup secara turun temurun di daerah bersangkutan, membuat masyarakat semakin percaya.

Komentar

Check Also

Astragraphia Dukung Ekosistem Ekraf dengan Berikan Edukasi Digital Printing kepada Para Desainer Grafis Indonesia

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Saat ini, Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Data …