Home / SPORT / Lifter Dewi Safitri gagal ikuti jejak Sri Wahyuni, Indonesia turun pada peringkat 20 peraih medali Olimpiade Brasil
Dewi Safitri (CNN Indonesia/REUTERS/Stoyan Nenov)

Lifter Dewi Safitri gagal ikuti jejak Sri Wahyuni, Indonesia turun pada peringkat 20 peraih medali Olimpiade Brasil

MEDIAWARTA.COM, RIO DE JANEIRO – Lifter Dewi Safitri gagal ikuti jejak Sri Wahyuni, Indonesia turun pada peringkat 20 peraih medali Olimpiade Brasil. Harapan Indonesia untuk menambah medali di Olimpiade Rio de Janeiro gagal terwujud. Sementara itu, Amerika Serikat (AS) merebut puncak klasemen perolehan medali.

Pada Minggu (7/8/2016) malam waktu setempat, seperti dikutip dari detik.com, Indonesia bertanding di cabang olahraga angkat besi putri kelas 53 kilogram. Lifter Dewi Safitri hanya mampu mengumpulkan total angkatan 185 kilogram (kg), dengan snatch 80 kg dan clean and jerk 100 kg. Catatan ini jauh dari total angkatan terbaiknya, yaitu 200 kg.

Dengan demikian, Dewi harus puas finish di urutan ketujuh sekaligus gagal mengikuti jejak Sri Wahyuni yang berhasil meraih medali perak di kelas 48 kg. Lifter Taiwan Hsu Shu-ching keluar sebagai pemenang dengan medali emas usai melakukan total angkatan 212 kg, disusul Filipina Hidilyn Diaz dengan total angkatan 200 kg, dan Korea Selatan Yonn Jin Hee dengan total angkatan 199 kg.

Tiongkok menambah tiga medali emas. Zhang Mengxue menggondol emas dari cabor menembak dari nomor 10 meter Air Pistol putri usai mengumpulkan 199,4 poin. Satu emas lain dipersembahkan Long Qingquan dari cabor angkat besi 56 kg putra dengan total angkatan 307 kg. Sedangkan Shi Tingmao/Wu Minxia menjuarai loncat indah nomor synchronised 3 meter springboard.

Baca Juga:   PSM Makassar Gasak Tamunya Persipura Jayapura 4-0

Emas pertama diraih Belanda lewat balap sepeda jalan putri yang diraih Anna Van der Breggen setelah terdepan melintasi garis finis dengan waktu tiga jam 51 menit 27 detik. Negara debutan Kosovo juga sukses meraih emas pertama lewat judo 52 kg putri yang dipersembahkan Majlinda Kelmendi.

Australia memperoleh medali emas ketiganya dari menembak putri nomor trap melalui Cathrine Skinner. Sementara Italia menyabet dua medali emas lewat Fabio Basille dari judo kelas 66 kg putra dan Garozzo Daniele di anggar individual putra. Korea Selatan meraih emas keduanya di Olimpiade dari panahan nomor beregu putri.

Dari renang, AS berhasil mendapatkan dua medali emas. Kathleen Ledecky menjuarai nomor 400 meter gaya bebas putri dan satu lagi dari estafet 4×100 meter gaya bebas beregu putra. Sukses tim putra AS menandai emas ke-19 perenang Michael Phelps, yang menegaskan dirinya sebagai atlet Olimpiade dengan medali emas terbanyak.

Di nomor 100 meter gaya dada putra, perenang Britania Raya Adam Peaty keluar sebagai juaranya. Sementara, pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri memunculkan atlet Swedia Sarah Sjostrom sebagai juara sekaligus medali emas pertama bagi masing-masing negara.

Atas hasil tersebut, Indonesia melorot ke peringkat 20 klasemen sementara bersama tuan rumah Brasil, Denmark, Prancis, Selandia Baru,Filipina, Korea Utara, dan Afrika Selatan. Sementara AS naik ke posisi teratas.

Komentar

Check Also

Bosowa Runners Berlari di 4 Event Lari di 2 Negara

Komunitas lari Bosowa Runners (BR) berlari di empat event lari di dua negara, Minggu (8/4/2018) lalu.