Home / KESEHATAN / Stop kebiasaan keseringan menggosok gigi, kenapa?
Foto: Ilustrasi

Stop kebiasaan keseringan menggosok gigi, kenapa?

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Tingkat kepedulian dan Pemahaman masyarakat Indonesia mengenai kesehatan gigi masih sangat minim. Berdasarkan data Ipsos Indonesia research tahun 2011, satu dari tiga masyarakat Indonesia mengalami gigi sensitif.

Ada beberapa orang yang sangat rajin menggosok gigi yang pada akhirnya dapat membuat Gigi manjadi sensitive, hgal ini juga bisa diakibatkan dari kesalahan pola membersihkan gigi. Salah satunya yaitu terlalu sering menyikat gigi hingga jaringan enamel gigi menipis.

Drg Hardini Dyah Astuti mengungkapkan, menipisnya enamel gigi mengakibatkan saraf gigi menjadi sensitif akan setiap rangsangan yang diterima. Sehingga rasa ngilu kerap ditimbulkan akbat kesalahan menyikat gigi atau kesalahan dalam pola makan.

“Jadi gigi sensitif yang banyak ditemukan sekarang karena kesalahan perawatannya. Enamel gigi ini bisa tumbuh kembali, tetap butuh waktu. Jadi untuk menghilangkan nyeri gii sensitif bisa menggunakan pasta gigi desensitasi dua kali sehari,” ungkapnya di sela peluncuran New Sensodyne repair and protect, Rabu (13/9/2017).

Baca Juga:   Meningkatkan Kesadaran Penyakit Demensia

Owner and main director Divine Dental Clinic Jakarta ini mengungkapkan pembiasaan sikat gigi juga harus dilakukan pada anak-anak untuk menghindari terjadinya gigi sensitif.

Ia mengungkapkan hal ini bisa dimulai pada saat anak sudah mminum ASI. Yaitu dengan rajin menghapus gusinya dari bekas ASI menggunakan kasa.

“Gigi sensitif bisa jadi merupakan tanda bahwa pasien menderita gigi beriubang. Kesaiahan daiam merawat gigi beriubang dapat menyebabkan infeksi pada gusi atau rahang yang nyeri, pembengkakan, dan risiko menyebar ke area lain seperti kepaia dan ieher pada kasus yang berat,” paparnya.

Presiden Direktur GlaxoSmithKline (GSK) Indonesia, Pawan Sud dalam peluncuran produk baru sensodyne mengatakan Sensodyne Repair and Protect mengandung teknologi NovaMin.

Saat terpapar saliva atau air liur, kandungan NovaMin akan membentuk lapisan pelindung keras hingga 50 persen menutupi dentin yang terbuka dan membentuk kembali mineral alami gigi untuk memberikan perlindungan lebih lama.

Komentar

Check Also

Sulit tidur? Mungkin anda lagi kesepian

MEDIAWARTA.COM – Berbagai penyebab mengapa banyak orang sulit untuk tidur, diantaranya karena stress dan banyak …

Share This