Untuk Cegah Penularan Covid-19, Startup Binaan Inkubator Unhas Produksi Disinfektan dan Hand Sanitizer

MEDIAWARTA.COM, MAKASSARStartup Binaan Inkubator Unhas memproduksi disinfektan dan cairan pembersih tangan (Hand Sanitizer) guna meminimalisir penularan Covid-19. Inisiatif meracik hand sanitizer berangkat dari keresahan masyarakat yang mengatakan bahwa produk hand sanitizer sudah semakin langka atau sudah sangat jarang ditemukan. “Hari ini kita lauching untuk produk disinfektan guna membantu meminimalisir pencegahan penularan Covid-19, Kapasitas produksi tenant kami saat ini bisa sampai 175 liter/hari dan ini sudah dapat dipesan oleh masyarakat umum” Hal ini disampaikan Ketua Inkubator Dr. Ir. Mardiana E. Fachry, M.Si.

Untuk mencegah meningkatkatnya kasus positif virus Corona di Makassar, pihak inkubator juga melakukan penyemprotan disinfektan di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unhas yang bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan (HIMAPROTEK) dan rencana selanjutnya akan bekerjasama dengan Asosiasi Masjid Kampus Indonesia untuk melakukan penyemprotan disetiap masjid kampus khususnya masjid tiap fakultas di Unhas.

Produksi disinfektan oleh Startup (Ryvachlor) sendiri telah diuji di laboratorium farmasi Universitas Hasanuddin untuk mengetahui tingkat efektifitas dalam membunuh bakteri. “Kami (Ryvachlor) berproduksi di Bulukumba dengan persentase klor yang kami hasilkan yaitu Klor Agent 12%, untuk penggunaan disinfektan ruangan kadar klor cukup 0.5% sehingga perlu dilarutkan menggunakan air. Untuk cairan pembersih tangan sendiri untuk saat ini kami formulasikan menggunakan 0.05% Klor yang dicampur dengan bahan lain” Jelas Ahmad selaku CEO Ryvachlor

Baca Juga:   Kabar Duka, Ibunda Presiden Jokowi Wafat

Inisiasi berdirinya Ryvachlor dimulai sejak tahun 2018, dan pada tahun 2019 mendapat pendanaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada Program Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) untuk peningkatan kapasitas produksinya. Saat ini Ryvachlor masih menjalani masa Inkubasi Bisnis di Inkubator UPKB Unhas, untuk terus mendapat pendampingan terkait pengembangan bisnis mereka kedepannya. 

“Kami di Inkubator tugasnya menginkubasi mahasiswa, dosen dan peneliti yang mempunyai produk inovasi agar bisa dihilirisasi untuk memasuki pasar Komersil, jadi kami sangat terbuka apabila ada yang mau datang konsultasi soal bisnisnya.” Tutup Mardiana.

Komentar

Check Also

Manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall Menyediaan Thermo Gun Untuk Pengunjung

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall, Makassar telah menerapkan berbagai upaya …

Share This
Mediawarta