OJK: Sektor Keuangan Sulsel Tetap Stabil 2025

MEDIAWARTA,MAKASSAR,-Otoritas Jasa Keuangan Sulselbar menilai kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan sepanjang 2025 berada dalam kondisi stabil. Tetap resilien di tengah dinamika perekonomian nasional maupun global.

Kepala OJK Provinsi Sulselbar, Mochammad Muchlasin, mengatakan stabilitas tersebut mencerminkan daya tahan sistem keuangan daerah yang mampu menopang aktivitas ekonomi secara berkelanjutan. Secara umum, kinerja sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan selama tahun 2025 tetap terjaga dan menunjukkan pertumbuhan yang positif.

“Hal ini mencerminkan resiliensi sistem keuangan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi,” ujar Muchlasin dalam keterangan resminya, Minggu, 1 Maret 2026.

Ia menjelaskan, stabilitas sektor jasa keuangan tercermin dari sejumlah indikator utama di sektor perbankan, pasar modal, serta Industri Keuangan Non-Bank (IKNB). Ketiga sektor tersebut menunjukkan kinerja yang terjaga dengan tren pertumbuhan yang konsisten.

Menurutnya, kondisi tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan tercatat sebesar 5,43 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada pada level 5,02 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa sektor keuangan tidak hanya berperan sebagai penopang stabilitas, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Muchlasin menambahkan, OJK Sulselbar akan terus memperkuat pengawasan, mendorong intermediasi yang sehat, serta meningkatkan literasi dan inklusi keuangan guna memastikan sektor jasa keuangan tetap mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Sulawesi Selatan.

Comment