MEDIAWARTA, MAKASSAR — Upaya meningkatkan keamanan komunikasi digital terus dilakukan oleh Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Melalui brand IM3, perusahaan telekomunikasi ini memperkenalkan fitur perlindungan digital terbaru bernama Satspam+ kepada pelanggan di Makassar.
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan bertajuk Bookber Satspam+ yang digelar di Vaan in Sky Makassar, Sabtu (7/3/2026).
Acara berlangsung dalam nuansa Ramadan dengan rangkaian kegiatan mulai dari buka puasa bersama, kajian Ramadan, kelas kreator konten, hingga hiburan musik dari Sal Priadi.
Acting Officer Head of Circle Kalisumapa IOH, Yogo Pandego Bagus Widodo, menjelaskan bahwa Satspam+ merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat perlindungan digital pelanggan di tengah meningkatnya ancaman penipuan berbasis komunikasi digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi memang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Namun di sisi lain, kemajuan tersebut juga dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus penipuan melalui telepon, pesan singkat, maupun aplikasi komunikasi digital.
Berdasarkan data dari Indonesia Anti Scam Center, tercatat sekitar 2.530 laporan kasus penipuan digital dengan total kerugian masyarakat mencapai hampir Rp106 miliar. Angka tersebut menunjukkan bahwa ancaman penipuan digital telah menjadi persoalan serius yang dapat menimpa siapa saja.
“Satspam+ hadir untuk melindungi pelanggan agar dapat berkomunikasi dengan lebih aman. Fitur ini mampu mendeteksi sekaligus memblokir nomor yang terindikasi sebagai spam atau berpotensi melakukan penipuan,” kata Yogo saat media update di sela acara.
Ia menjelaskan, sebelumnya sistem perlindungan hanya mampu mendeteksi potensi spam melalui panggilan telepon dan SMS. Kini, IM3 memperluas cakupan perlindungan tersebut hingga mampu mendeteksi panggilan mencurigakan melalui aplikasi komunikasi digital seperti WhatsApp Call.
“Jika sebelumnya perlindungan hanya melalui telepon dan SMS, sekarang sudah bisa melindungi dari panggilan WhatsApp. Ini merupakan operator pertama di Indonesia yang menghadirkan perlindungan untuk WhatsApp Call,” ujarnya.
Meski demikian, perlindungan terhadap pesan teks di WhatsApp masih dalam tahap pengembangan. Perusahaan terus melakukan inovasi agar sistem keamanan digital tersebut dapat memberikan perlindungan yang lebih komprehensif di masa mendatang.
Pengembangan Satspam+ juga memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence serta didukung penguatan jaringan generasi terbaru. Menurut Yogo, jaringan telekomunikasi saat ini tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga mampu memberikan perlindungan kepada pelanggan secara real-time dari potensi penipuan digital.
Selain menjadi momentum peluncuran fitur baru, kegiatan Bookber Satspam+ juga digelar sebagai bentuk apresiasi IM3 kepada masyarakat Makassar selama bulan Ramadan. Dalam acara tersebut, pengunjung mengikuti kajian Ramadan bersama Farid Wajedy serta sesi berbagi pengalaman dalam kelas kreator konten bersama kreator digital Tumming Abu.
Suasana kebersamaan semakin meriah dengan penampilan Sal Priadi yang membawakan sejumlah lagu populer di hadapan para pengunjung. IM3 juga menghadirkan berbagai program menarik seperti penjualan kartu perdana dan paket data Ramadan, serta doorprize bagi pengunjung yang berpartisipasi dalam berbagai aktivitas di lokasi acara.
Melalui inovasi ini, IM3 berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan digital sekaligus memastikan pelanggan tetap terhubung secara aman di tengah meningkatnya aktivitas komunikasi berbasis internet, khususnya selama bulan Ramadan.

Comment