Pastikan Seluruh Warga Binaan Terdaftar Sebagai Pemilih, KPU Kota Makassar Koordinasikan PDPB 2026 Dengan Lapas Kelas I Makassar

MEDIAWARTA,– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar, kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama, untuk memastikan hak pilih seluruh warga negara, termasuk warga binaan lembaga pemasyarakatan, tetap terpenuhi dalam persiapan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan mendatang.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan KPU Kota Makassar yang terdiri dari ketua dan anggota KPU Kota Makassar, didampingi sekretaris KPU Kota Makassar beserta sejumlah jajaran sekretariat KPU Kota Makassar, diterima langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, Bc.IP., S.H., M.H., dan didampingi Kepala Seksi Registrasi Lapas Kelas I Makassar, Angga Satrya, A.Md.P., S.H., M.H.

Ketua KPU Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir Arafat, menjelaskan bahwa akurasi data menjadi hal yang sangat krusial menjelang Pemilu dan Pemilihan mendatang, mengingat dinamika kependudukan di Kota Makassar yang sering mengalami perubahan. Untuk itu, proses verifikasi dan validasi harus dilakukan secara berkelanjutan, agar tidak terjadi kesalahan dalam pencatatan. “Data pemilih yang akurat adalah kunci bagi pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan yang kredibel dan transparan di masa mendatang. Untuk itu, validasi dan verifikasi data pemilih terus dilakukan oleh KPU secara berkelanjutan, agar tidak terjadi kesalahan dalam pencatatan daftar pemilih”, jelas Yasir.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Makassar, Sutarno, Bc.IP, SH, MH., menekankan kesiapan pihaknya untuk selalu berkolaborasi dengan KPU, dalam memastikan data yang digunakan adalah yang terbaru dan valid. “Data penghuni Lapas, terutama menjelang pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan, selalu berubah-ubah setiap saat, sehingga perlu sinergi dan koordinasi antara KPU dan Lapas, khususnya dalam melakukan pemadanan data penghuni lapas, guna memastikan hak pilih mereka dapat digunakan. Untuk itu, kami selalu siap bekerjasama dengan KPU”, ujar Sutarno.

Koordinasi yang berlangsung di Lapas Kelas I Makassar tersebut, juga membahas pentingnya pembaruan data warga binaan yang bersifat dinamis. Perubahan jumlah penghuni lapas yang terjadi secara berkala, baik karena perpindahan, bebas, maupun penghuni baru, menjadi perhatian dalam proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.

KPU Kota Makassar juga menegaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk lembaga pemasyarakatan, menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan dan kualitas data pemilih. Dengan data pemilih yang akurat dan mutakhir, diharapkan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan di masa mendatang dapat berjalan lebih baik, inklusif, serta menjamin terpenuhinya hak politik seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Comment