MEDIAWARTA, JAKARTA – Kawan Lama Solution terus memperkuat transformasi digital dengan menghadirkan fitur Business-to-Consumer (B2C) pada platform resminya, kawanlama.com. Inovasi ini memperluas jangkauan layanan perusahaan yang sebelumnya fokus pada segmen Business-to-Business (B2B), sehingga kini masyarakat umum dapat mengakses produk industri secara lebih mudah.
Sales Director Kawan Lama Solution, Ferry Ardiwinata, menjelaskan bahwa pengembangan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan transaksi digital yang semakin meningkat. “Kini pengguna tidak hanya pelaku usaha, tetapi juga individu dapat mencari produk, melakukan checkout, hingga menyelesaikan pembayaran dan pengiriman secara langsung melalui satu platform,” ujarnya.
Sebagai bagian dari Kawan Lama Group, Kawan Lama Solution telah lama dikenal sebagai penyedia solusi peralatan industri dan komersial. Perusahaan ini mendistribusikan puluhan ribu produk dari berbagai merek global, seperti FANUC, PUDU Robotics, DeWALT, hingga brand internal seperti Krisbow.
Melalui kawanlama.com, pelanggan kini dapat mengakses lebih dari 15.000 SKU aktif dalam lebih dari 30 kategori produk. Mulai dari peralatan keselamatan kerja, hand tools, power tools, hingga mesin industri seperti CNC, laser cutting, welding machine, dan sistem robotik tersedia dalam satu platform yang terintegrasi.
Tak hanya untuk kebutuhan industri, ragam produk tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk keperluan personal, seperti pekerjaan rumah tangga, hobi, hingga otomotif. Dengan rentang harga yang variatif, mulai dari Rp20.000, platform ini dirancang untuk menjangkau berbagai segmen pengguna.
Untuk menarik minat pelanggan, Kawan Lama Solution juga menghadirkan berbagai program promo hingga 31 Maret 2026. Di antaranya promo Ramadan dengan potongan harga hingga 75 persen, serta promo THR dengan diskon hingga 55 persen khusus untuk transaksi online.
Selain itu, platform ini didukung berbagai metode pembayaran serta layanan pengiriman yang menjangkau seluruh Indonesia. Khusus pelanggan B2B di wilayah Jabodetabek, tersedia fasilitas gratis ongkos kirim tanpa minimum pembelanjaan menggunakan armada internal perusahaan.
Ferry menegaskan, pengembangan fitur B2C ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman belanja yang lebih mudah, cepat, dan terintegrasi. “Kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap produk berkualitas sekaligus mendukung kebutuhan pelanggan, baik pelaku usaha maupun individu, melalui pemanfaatan teknologi digital,” tutupnya.

Comment