MEDIAWARTA, JAKARTA – Ramadan tahun ini menjadi panggung inovasi layanan digital berbasis kebutuhan spiritual.
Telkomsel bersama Muslim Pro meluncurkan paket bundling yang terintegrasi di MyTelkomsel, menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih praktis dalam satu ekosistem aplikasi.
Kolaborasi ini menandai pendekatan baru industri telekomunikasi yang bergerak melampaui layanan data konvensional.
Bagi pelanggan, proses akses dibuat sederhana: cukup membuka MyTelkomsel, memilih kategori Digital Lifestyle, lalu mengaktifkan paket Muslim Pro sesuai kebutuhan. Setelah pembayaran, notifikasi SMS aktivasi langsung dikirimkan dan fitur Premium dapat digunakan seketika.
Strategi ini menekan hambatan teknis yang kerap ditemui pengguna saat harus mengelola langganan di berbagai platform berbeda.
Muslim Pro sendiri dikenal sebagai aplikasi muslim global yang memadukan teknologi, konten reflektif, dan fitur komunitas.
Selain layanan inti gratis, versi Premium menghadirkan tayangan Qalbox bebas iklan, unduhan audio Al-Qur’an untuk penggunaan offline, pilihan tema warna, hingga dukungan pelanggan prioritas.
Konsep “Re:Charge” yang diusung tahun ini menekankan pentingnya menjaga kontinuitas ibadah secara seimbang dengan ritme hidup modern.
Dari perspektif industri, kolaborasi ini mencerminkan strategi beyond connectivity yang semakin menonjol di sektor telekomunikasi.
Telkomsel melihat Ramadan sebagai periode dengan lonjakan trafik data sekaligus peningkatan konsumsi konten religius. Dengan bundling ini, perusahaan tidak hanya menjual kuota, tetapi juga menghadirkan solusi kontekstual yang relevan dengan momen keagamaan.
Ke depan, sinergi semacam ini berpotensi memperluas model kemitraan antara operator seluler dan penyedia layanan digital berbasis komunitas. Jika respons pasar positif, bukan tidak mungkin pendekatan serupa diterapkan pada segmen lain di luar Ramadan.
Bagi pelanggan, inovasi ini memberi pilihan: tetap terkoneksi sekaligus menjaga kualitas ibadah dalam satu sentuhan aplikasi.

Comment