Dukung Gerakan Anti Narkoba, Mahasiswa Unifa Bentuk UKM Gempar

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Satu lagi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) telah resmi dibentuk birokrasi kampus Universitas Fajar (Unifa) Makassar. Unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang dibentuk itu bernama UKM Gerakan Mahasiswa Peduli Penyalahguna Narkoba (Gempar)‎ Unifa Makassar.

Pembentukan UKM Anti Narkoba ini bekerja sama Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulsel dan Forum Mahasiswa Anti Penyalahguna Narkoba (Formapen) Sulsel.

‎Rektor Unifa, Sadly Jabbar, dalam sambutannya, mengatakan, narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa, setingkat teroris dan kejahatan kekerasan seksual. Makanya, kejahatan luar biasa ini juga harus ditangani dengan luar biasa juga.

“Sekarang di Indonesia, muncul kejahatan yang dianggap luar biasa selain yang disebut teroris dan kekerasan seksual,” terangnya di Makassar, Rabu (1/6/2016).

Oleh karena itu, Sadly berharap kepada semua pihak termasuk pengurus baru UKM Gempar yang baru dilantik, terhindar dari semua kejahatan bahaya narkoba. “Untuk itu, kita berupaya‎ kembangkan Unifa juga bebas dari narkoba,” tuturnya.

‎Dengan momentum yang bertepatan Hari Pancasila, ia mengharapkan mahasiswa dapat mengambil nilai-nilai Pancasila seperti kemanusiaan yang adil dan beradab dan sebagainya dalam menggapai cita-cita. Karena menurutnya, tidak menutup kemungkinan suatu saat mahasiswa ada yang menjadi leader seperti kepala daerah.

“Adik-adik yang hadir, suatu saat ada yang menjadi kepala dinas, pejabat, dan kepala daerah,” ungkap Sadly.

Setelah sambutan Rektor Unifa, acara dilanjutkan pelantikan pengurus baru UKM Gempar, yang surat keputusannya dibacakan Wakil Rektor Unifa, Saparuddin.

Pengurus baru UKM Gempar yang baru dilantik sesuai SK Rektor, Periode 2016-2017, yaitu Ketua Yusmadi, Sekretaris Ade Rahmat Jaya, dan Bendahara Riswani‎.

Nurizatti/Foto: Nurizatti

Komentar

Check Also

MCC GOWES DI HARI KEMERDEKAAN RI

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Dalam memaknai hari kemerdekaan RI ke 75, 75 orang anggota Makassar cycling …

Share This
Mediawarta