General Marketing PT Pertamina Marketing Operasional Region (MOR) VII Tengku Badarsyah (kiri), saat menyampaikan ketersediaan BBM dan LPG selama Ramadan dan Idul Fitri.

Pertamina Siap Layani Konsumen Sulsel di Ramadan dan Idul Fitri

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII siap memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1437 Hijriah pada 6-7 Juli 2016.

Hal ini disampaikan General Manager Pertamina MOR VII, Tengku Badarsyah dalam konferensi pers terkait stok BBM dan LPG selama Ramadan dan Lebaran di Kantor Pertamina MOR VII, Jalan Garuda, Makassar, Rabu (1/6/2016).

“Untuk memastikan pendistribusian BBM dan LPG kepada masyarakat berjalan lancar, Pertamina akan memulai tim Satgas Idul Fitri 1437 H sejak 22 Juni 2016,” terangnya.

Badarsyah menambahkan, tim Satgas bertugas melaporkan stok dan kondisi operasional suplai dan distribusi BBM dan LPG. Di sini, Pertamina akan memantau dan mengawasi pelayanan penyaluran BBM dan LPG, terutama PSO melalui media massa apabila diperlukan.

“Meskipun arus mudik di Sulawesi diprediksi tidak akan setinggi di Pulau Jawa, Pertamina tetap mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM di Ramadan dan Idul Fitri 1437 H,” ulasnya.

Menurut Badarsyah, Pertamina MOR VII menyusun strategi untuk memenuhi kebutuhan BBM dan LPG menjelang dan pasca Idul Fitri 1437 H, di antaranya stok build up BBM di SPBU dan stok build up tabung di agen dan pangkalan LPG, yang akan dilakukan mulai H-15 hingga H+15 untuk menjaga stok ketahanan pangan.

Selain itu, meningkatkan kemampuan suplai premium di SPBU, walaupun tren konsumsi solar akan menurun atau sekitar 2.993 KL per hari. Di sini, konsumsi normal Sulsel adalah 2.770 KL per hari.

“Pertamina MOR VII, juga menambah jam operasi Terminal BBM dan Terminal LPG, dari delapan jam hingga 16 jam per hari, dan masimal 24 jam per hari,” beber Badarsyah.

Dijelaskan, switching armada mobil tanki dengan mengoptimalkan armada mobil tanki solar dan armada angkutan industri. Menyediakan buffer stok tabung LPG tiga kilogram di SPPBE. Menambah suplai LPG tiga kilogram kepada masyarakat Susel, dari rata-rata kebutuhan sebesar 17.731 metrik ton per bulan menjadi 19.734 metrik ton pada Juni 2016 (11 persen di atas kebutuhan normal) dan 21.088 metrik ton pada Juli 2016 (19 persen di atas kebutuhan normal).

Untuk mengantisipasi tidak beroperasinya pangkalan LPG hada hari raya, terdapat 92 SPBU yang menjual LPG dari total 189 SPBU di seluruh Sulawesi, berkoordinasi dengan bank persepsi untuk dapat melayani transaksi B2B Pertamina meskipun pada hari libur.

Pertamina menyiapkan jalur distribusi reguler, alternatif, dan emergency (RAE). Sudah disiapkan pola jalur distribusi normal yang akan digunakan selama Lebaran 2016. Apabila terjadi hal-hal yang menghambat seperti kemacetan maupun kecelakaan, Pertamina juga sudah menyiapkan jalur distribusi alternatif dan juga jalur distribusi emergency yang hanya akan digunakan dalam keadaan darurat.

Pertamina berkomitmen untuk terus menyalurkan BBM sesuai kebutuhan riil di lapangan, terutama untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat pada saat Idul Fitri 1437 H. Masyarakat dapat menghubungi Pertamina untuk melaporkan maupun mengiformasikan kondisi di masyarakat demi kelancaran penyaluran dan pendistribusan BBM melalui kontak-kontak yang telah disediakan.

Effendy Wongso/Foto: Effendy Wongso

Komentar

Check Also

OYO Perkuat Operasional di Skala Lokal

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Bulan Oktober tahun 2020 menjadi waktu yang istimewa bagi OYO Indonesia. Pasalnya, …

Share This
Mediawarta