Foto: Istimewa

Ini cara atasi kulit memerah karena dehidrasi

MEDIAWARTA.COM – Ini cara atasi kulit memerah karena dehidrasi. Kulit kering dan kulit dehidrasi tidaklah sama. Kulit kering bersifat genetik. Sementara, kulit dehidrasi terjadi karena kurangnya kadar air pada jaringan kulit akibat pengaruh cuaca ekstrem dan penggunaan formula pembersih wajah yang terlalu keras.

Penyebab kulit memerah lantaran lupa menggunakan tabir surya dan tubuh kurang cairan akibat beraktivitas di luar ruangan. Solusinya, segera hentikan aktivitas di bawah sinar matahari dan beristirahatlah di ruangan sejuk.

Dikutip dari femina.co.id, minum air paling sedikit satu liter per hari lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh kita. Orang dewasa disarankan disarankan untuk minum air putih rata-rata 1.200-2.000 cc. Jika disesuaikan postur tubuh dan perubahan cuaca, dibutuhkan sekitar enam hingga 10 gelas ukuran 200 cc, atau rata-rata depapan gelas sehari.

Kompres dingin kulit yang memerah dengan bantuan handuk lembap atau gunakan gel lidah buaya. Jika masalah kulit terus berlanjut, gunakan obat antiradang golongan steroid yang memerlukan resep dokter ahli.

Agar kulit tidak merah dan iritasi akibat paparan sinar matahari, gunakan tabir surya mengandung minimal SPF 25. Kenakan topi dan pakaian warna cerah berbahan katun yang mudah menyerap keringat.

Kulit manusia adalah lapisan luar dari tubuh. Pada manusia, itu adalah organ terbesar dari sistem yang menutupi. Kulit memiliki beberapa lapisan jaringan ectodermal dan penjaga otot-otot yang mendasarinya, tulang, ligamen dan organ internal.

Sekadar diketahui, kulit manusia sama dengan mamalia lainnya, kecuali bahwa itu tidak dilindungi oleh suatu bulu. Meskipun hampir semua kulit manusia ditutupi dengan folikel rambut, tampak tak berbulu. Ada dua jenis umum dari kulit, kulit berbulu dan tidak berbulu.

Karena antarmuka dengan lingkungan, kulit memainkan peran penting dalam melindungi tubuh terhadap patogen dan kehilangan air yang berlebihan. Fungsi lainnya adalah isolasi, pengaturan suhu, sensasi, sintesis vitamin D, dan perlindungan vitamin B folates.

Kulit yang rusak parah akan mencoba untuk menyembuhkan dengan membentuk jaringan parut. Ini menyebabkan kulit sering berubah warna dan depigmentasi. Pada manusia, pigmentasi kulit bervariasi antarpopulasi, dan jenis kulit dapat berkisar dari kering ke berminyak. Variasi kulit seperti menyediakan habitat yang kaya dan beragam untuk beberapa bakteri yang kira-kira 1000 spesies dari 19 filum

Komentar

Check Also

Halodoc Sediakan Akses Layanan Telekonsultasi Gratis & Penawaran Spesial Tes COVID-19 Di Hari Kemerdekaan RI

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Halodoc, perusahaan teknologi penyedia akses layanan kesehatan terlengkap, berupaya membantu pemerintah dalam …

Share This
Mediawarta