Smartphone daur ulang bahan baku pembuatan medali medali olimpiade 2020

MEDIAWARTA.COM – Smartphon daur ulang rencananya akan diberikan kepada para juara olimpiade 2020 mendatang, bukan sebagai handphone tapi sebagai medali. Pasalnya seluruh medali di setiap cabang olahraga Olimpiade dan Paralimpiade 2020 di Tokyo, Jepang, akan dibuat dari smartphone dan perangkat elektronik daur ulang. Demikian dilaporkan BBC, Senin (6/2/2017).

Adapun, rencana tersebut salah satu kampanye Jepang untuk mempromosikan gaya hidup hijau. “Rencana ini sangat bagus sehingga masyarakat di seluruh Jepang dapat berpartisipasi untuk membuat medali,” ungkap Koji Murofushi Direktur Tokyo 2020 yang juga pernah menjadi atlit Olimpiade ini kepada BBC.

Umumnya, medali Olimpiade dibuat dengan sokongan material perusahaan tambang. Namun, langkah di atas dinilai menjadi hal yang tepat bagi Jepang untuk mempromosikan konsep hidup yang eco-friendly dan masa depan yang lebih bersih.

Kabarnya pemerintah Jepang dan panitia Olimpiade Tokyo 2020 telah meminta seluruh masyarakat Negeri Sakura ini untuk menyumbangkan perangkat elektronik yang sudah tua maupun yang sudah tak terpakai lagi.

Seluruh perangkat bekas tersebut akan diproses agar dapat menghasilkan masing-masing dua ton emas, perak, dan perunggu untuk 5.000 medali. Komite Olimpiade pun meminta sekitar 8 ton logam yang begitu diproses, akan menghasilkan sekitar 2 ton.

Beberapa atlit dunia pun menyambut positif terhadap rencana pembuatan medali ini. Salah satunya adalah Ashton Eaton, atlit asal Amerika Serikat (AS) yang mengantongi medali emas di dua Olimpiade.

Foto: Internet

Komentar

Check Also

Dukung Pembelajaran Jarak Jauh, Operator Seluler Tanda Tangani
Kerja Sama dengan Kemendikbud

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Operator telekomunikasi seluler yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) …

Share This
Mediawarta