RS Unhas Terima Bantuan dari RS Kitasato Jepang

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Demi memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sulawesi Selatan, Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menyerahkan bantuan tempat tidur medis (medical beds) ke Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (11/8/2020).

Bantuan 150 unit tempat tidur medis tersebut diberikan sesaat setelah penandatanganan MoU dan launching aplikasi perijinan online oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel bersama Universitas Hasanuddin.

Gubernur NA (akronim Nurdin Abdullah) menerangkan bantuan diperoleh atas kepedulian negeri Sakura Jepang terhadap Sulawesi Selatan dan terjalinnya hubungan yang baik dengan kolega dan mitra selama ini dengan Jepang.

Ia juga berharap dengan adanya ‘medical bed’ yang berasal dari Kitasato Hospital dapat dimanfaatkan dalam pengoptimalan pelayanan pasien di RSPTN Unhas.“Bantuan ini sebenarnya telah lama disepakati oleh pihak Jepang. Namun proses administrasi untuk mendatangkannya ke Indonesia yang membutuhkan prosedur tersendiri, sehingga bantuan tersebut baru dapat diserahkan ke RSPTN Unhas,” bebernya.

Proses penyerahan bantuan ini diserahkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan yang diterima langsung oleh Direktur Utama RSPTN Unhas, Prof Dr dr Syafri K Arif, Sp.An, KIC, KAKV. Turut hadir mendampingi Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA dan Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, Prof dr Budu Sp.M(K), M.Med.Ed., Ph.D.

Rektor Unhas berharap dengan adanya bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan fasilitas dan perlengkapan di RSPTN Unhas yang saat ini sedang dalam proses pengembangan.

“Saat ini, RSPTN Unhas sedang dalam proses konstruksi bangunan tambahan yang memiliki seribu kamar,” ujar Prof Dwia.(rls)

Komentar

Check Also

Pemkot Makassar Apresiasi Kerjasama Penjualan Secara Digital Bersama Grab

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Prof. Rudy Djamaluddin, Wali Kota Makassar, yang diwakili oleh Ir. M. Ansar, …

Share This
Mediawarta