Kerja Cepat dan Tepat

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Raymond Mandagie, Pria Kelahiran Manado ini memulai karirnya di industri retail sejak 15 tahun yang lalu, karirnya pun dimulai dari nol hingga saat ini menahkodai Informa Perintis Makassar yang memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar dalam mengelola store.

Beberapa strategi sudah di persiapkan Raymond antara lain pertama meningkatkan pemanfataan media sosial dan transaksi online, apalagi dalam situasi pandemi saat ini.

“Pembelanjaan di informa Perintis Kemerdekaan ini sudah bisa dilakukan melalui rupa-rupa.com, transaksinya sangat mudah dan cepat, transaksi online cukup signifikan meningkat dibandingkan sebelum massa pandemi.” Ungkapnya

Lebuh lanjut Raymon mengatakan jika pola belanja masyarakat saat ini sudah berubah, lebih banyak yang menggunakan sosmed dan kemudian baru ketoko untuk melihat barang yang akan di beli.

“Pola belanja saat ini sudah berubah, sekarang masyarakat cari informasi barang lewat sosmed kemudian datang langsung ketoko untuk melihat secara langsung barangnya.” Tuturnya

Strategi kedua, yaitu meningkatkan pelayanan kepada costamer secara prima sehingga costamer selalu merasa nyaman berbelanja di Informa. “Kami selalu melakukan training untuk meningkatkan SDM Informa Perintis dalam memberikan service kepada costamer yang datang sehingga di tahun 2021 kami optimis penjualan bisa meningkat seiring dengan penyesuaian pola hidup masyarakat saat ini.” Katanya

Menurut Raymond yang terpenting bisa menjaga komitmen dan bertanggung jawab dalam setiap pekerjaan, jangan jadikan sebagai beban karena itu bisa membuat pekerjaan kita semakin tidak maksimal.

“Kerja cepat dan tepat adalah motto bekerja saya, dimanapun saya bekerja itu selalu saya terapkan, karena fokus kami disini bagaimana menciptakan pelayanan yang terbaik untuk para costamer loyal kami.” Tutupnya.(Komang Ayu)

Komentar

Check Also

Hudaibiyah, Mekkah, dan Pengampunan Pajak

Hudaibiyah, Mekkah, dan Pengampunan Pajak Oleh Muhammad Priyantarno MEDIAWARTA.COM – Dalam sejarah Islam, dikisahkan seorang …

Share This
Mediawarta