Vaksinasi Covid-19, Taufan Pawe: Kunci Utama Kebangkitan Ekonomi Masyarakat

MEDIAWARTA.COM, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menilai, kesuksesan vaksinasi Covid-19 merupakan kunci utama pemulihan ekonomi nasional. Sehingga keberhasilan Vaksin Covid-19 Sinovac ini bakal menentukan kebangkitan Bangsa Indonesia pasca pendemi.

Ia menjelaskan, vaksinasi merukapan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi Covid-19 yang masih terjadi hingga hari ini. Vaksinasi dilakukan secara bertahap kepada masyarakat dan tidak dipungut biaya alias gratis.

“Vaksinasi adalah kunci utama yang sangat menentukan kebangkitan bangsa pasca pendemi. Hal ini merupakan langkah penting untuk membawa bangsa keluar dari pendemi. Memberikan perlidungan kesehatan dan keselamatan, serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Taufan Pawe saat membuka vaksinasi perdana secara virtual, Selasa, 2 Februari 2021.

Ketua Golkar Sulsel ini meminta pengertian masyarakat dan pelaku usaha dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM merupakan kebijakan nasional yang harus diterapkan berlandasarkan angka positif Covid-19 di suatu daerah.

Berdasarkan pada hasil rapat Presiden Joko Widodo dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), PPKM mesti dipeparpanjang dari tanggal 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

“Kami selalu berpikir bagaimana ekonomi cepat pulih. Bahkan dari awal saya sudah mencanangkan tahun 2021 tahun pemulihan ekonomi. Kami menyadari pelaku usaha butuh kelonggaran. Dengan adanya vaksinasi, mudah-mudahan dunia usaha kembali normal. Untuk itu, saat ini yang dibutuhkan adalah kesabaran kita, kerja sama kita, dan tentu dukungan doa kuat kita,” ucapnya.

Ia menjelaskan, vaksinasi ini dipercaya akan membentuk herd immunity atau kondisi ketika sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu. Semakin banyak orang yang kebal terhadap suatu penyakit, semakin sulit bagi penyakit tersebut untuk menyebar karena tidak banyak orang yang dapat terinfeksi.

“Jika herd immunity telah terbentuk, resiko penyebaran Covid-19 akan terhenti. Jika sudah sampai tahap ini, percayalah pasti kita meninjau kembali kondisi perekonomian kita yang agak terhambat karena regulasi. Kegiatan ekonomi harus segera pulih sepenuhnya,” jelasnya.

Taufan Pawe juga meminta masyarkat untuk tidak percaya dengan adanya isu dan dan informasi hoax tentang vaksinasi. Pasalnya Vaksin Covid-19 Sinovac telah melewati uji klinis Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan halal.

Untuk itu, lanjut Taufan, vaksinasi tahap pertama ini diberikan kepada pejabat publik, tokoh masyarakat dan tenaga kesehatan dengan tujuan agar masyarakat bisa melihat, jika vaksin ini aman serta tidak memiliki efek samping yang membahayakan.

“Masyarakat jangan percaya dengan berita-berita hoax yang beredar. Seperti vaksin ini ada pelacaknya. Faktanya barcode pada kemasan ini hanya melacak distribusi vaksin itu, bukan melacak tubuh orang. Ada juga penerimanya bisa kejang-kejang bahkan sampai meninggal dunia, itu juga tidak benar,” ungkapnya.

Bagi orang yang telah mendapatkan vaksin, Taufan Pawe meminta tetap menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 4 M. Diantaranya memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Meski dilakukan vaksin tetap tegakkan protkol kesehatan 4 M. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus mesukseskan vaksinasi ini demi kepentingan bersama dan kebangkitan bangsa,” pungkasnya.(rls)

Komentar

Check Also

Distribusi 81.960 Dosis ke 21 Daerah, Stok Vaksin Covid-19 Pemprov Sulsel Sisa 520 Dosis

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi (Dinkes) Provinsi Sulsel mulai mendistribusikan Vaksin Sinovac Covid-19 …

Share This
Mediawarta