Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022 Kodam Hasanuddin Mulai Digulirkan

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Liga Santri PSSI piala Kasad Tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya adalah di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin mulai digulirkan. Senin (20/06/2022).

Peserta di wilayah Kodam Hasanuddin ini terdapat 126 Tim Santri dari Pesantren wilayah Kodam Hasanuddin yakni di wilayah Sulsel sebanyak 74 tim dari Korem 141/TP, di wilayah Sulbar 28 tim dari Korem 142/Tatag, di wilayah Sultra 15 tim dari Korem 143/HO, dan 9 tim dari wilayah Kodim 1408/Makassar.

Pertandingan pada babak penyisihan digelar mulai tanggal 20 Juni sampai dengan 30 Juli 2022 tingkat kabupaten/kota di wilayah jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dengan menggunakan sistem setengah kompetisi dan gugur tunggal.

Pada tanggal 7 Agustus hingga 23 September di tingkat provinsi, dan seleksi di tingkat nasional akan dilaksanakan pada 25 September hingga 22 Oktober 2022.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, S.H., M.H., dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan turnamen sepak bola Liga Santri ini, merupakan tindak lanjut dari program TNI AD bekerja sama dengan KONI dan PSSI, yang pelaksanaannya dilaksanakan hari ini secara serentak di jajaran Angkatan Darat di seluruh Indonesia.

“Pertandingan Sepak Bola Liga Santri ini bertujuan untuk mencari bibit atlet dari kalangan santri yang memiliki bakat sepak bola untuk dibina dan dikembangkan menjadi pemain sepak bola yang profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

“Selain mencari atlet sepak bola yang potensial, kegiatan ini juga sekaligus sebagai perwujudan bakti TNI untuk negeri melalui pembinaan olahraga bagi generasi muda yang berbakat di cabang sepak bola sebagai wahana pengkaderan bagi pemain muda potensial, sehingga nantinya bisa dilakukan pembinaan lebih lanjut untuk dipersiapkan memperkuat tim daerah, bahkan tim nasional pada kompetisi yang skalanya lebih besar,” sambungnya.

Orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini berharap, dengan diselenggarakannya liga sepak bola ini dapat memunculkan kader pemain sepak bola dari kalangan santri, mengingat saat ini sudah ada beberapa pemain sepak bola ternama yang berasal dari kalangan santri seperti Evan Dimas, Witan Sulaeman, Muhammad Rafli Mursalim, Dedik Setiawan, Asnawi Mangkualam, Nadeo Argawinata dan Yadi Mulyadi.

“Event ini diharapkan dapat memotivasi para pemuda, terutama kalangan santri yang memiliki bakat sepak bola untuk terus mengasah kemampuannya supaya berprestasi yang setinggi-tingginya, sehingga dapat menjadi pemain sepak bola handal agar nantinya mampu berprestasi mengharumkan nama bangsa,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya Mayjen Andi mengharapkan kepada Tim yang akan berlaga di turnamen ini agar secara optimal menunjukkan semangat bertanding dengan penuh sportivitas serta semangat berkompetisi yang tinggi untuk memperoleh prestasi maksimal, agar nantinya dapat menjadi kebanggaan, baik bagi diri sendiri secara pribadi, maupun menjadi kebanggaan bagi pesantren yang diwakili.

“Jaga faktor keamanan serta pelihara kekompakan melalui komunikasi yang baik antar sesama Tim. Pelihara terus kebersamaan dan kekeluargaan, selama pelaksanaan pertandingan berlangsung,” pesannya.

“Kepada pihak penyelenggara dan para wasit, saya mengharapkan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, agar pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Liga Santri ini dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar sehingga dapat mewujudkan indahnya kebersamaan, sinergitas dan soliditas dengan sesama tim, sekaligus sebagai sarana untuk lebih memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tutupnya.

Pertandingan Liga Santri yang dilaksanakan di Lapangan Hasanuddin Kota Makassar ini ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Pangdam Hasanuddin atas pertandingan antara Tim Darul Aman Gombara Makassar VS Immim Putra Makassar.

Hadir pada kegiatan ini Kapolda Sulsel, Pangkoopsud II, Kabinda Sulsel, Danlantamal VI/Makassar, Kajati dan Kepala Pengadilan Tinggi Sulsel, Kapok Sahli Pangdam, Wali Kota Makassar, Kadispora Prov. Sulsel, Ketua Asosiasi PSSI Prov. Sulsel dan Kota Makassar, Danrindam, para Asisten, para Kabalak dan para Dansat, Kapolrestabes Makassar, Kepala Kementerian Agama Kota Makassar, Ketua KONI, Kadispora Kota Makassar serta para Ketua Pondok Pesantren Wilayah Kota Makassar.