Podcast Rakyat Sulsel Hadirkan Ketua DPD Hanura, Amsal Sampetondok : Saya Purnawirawan AD & Aktivis Teknik Unhas

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Ketua DPD Hanura Sulsel Kolonel (Purn) Ir Amsal Sampetondok MSi tampil memukau di studio podcast milik rakyat Sulsel yang beralamat di jalan Sultan Alauddin Nomor 25 Ruko Permatasari Makassar, Jumat (5/8).

Ida selaku host acara “Ide Ida” rakyat Sulsel podcast memulai pertanyaan kepada Amsal Sampetondok, apa target Bapak pimpin Hanura Sulsel saat ini? Amsal menjawab bahwa selaku mantan militer yang suka dengan tantangan maka ini hal menarik yang Ia akan lakoni ke depan.

Ida melanjutkan pertanyaannya, melihat hasil verifikasi, rekrutmen kader dan gebrakan bapak selaku ketua yang masih baru (sekitar enam bulan) tepatnya hasil musdalub tanggal 15 Maret 2022 di Hotel Horison Ultima Makassar?

“Ini tantangan baru selaku ketua DPD Hanura Sulsel, dan target saya mengembalikan kejayaan Hanura ke depan”. Harap purnawirawan Mabes AD berpangkat kolonel ini.

Amsal Sampetondok menambahkan bahwa indikator konkrit dalam memegang partai ini adalah setelah dua minggu dikukuhkan sebagai ketua DPD maka la melakukan road show 24 kabupaten/kota untuk memberi spirit, metode, taktik memenangkan perang politik (pengaruh) melalui partai Hanura.

“Seperti pengalaman saya di militer dan juga sebagai alumni dan aktivis teknik geologi dan akademisi UNHAS niscaya menjadi modal memenangkan kembali semua event KPU”. Ucap Amsal yang juga Ketum Asosiasi Dosen MKDU se-Indonesia ini.

Bapak bukan background politisi, apa target Bapak mau menahkodai tugas berat ini? Amsal dengan tegas mengatakan Ini karakter saya yang suka menghadapi tantangan namun tetap berdasar dan punya hitungan politik, bukan terjun bebas.

“Betul saya mantan tentara dan seorang pengusaha, namun dalam politik tujuan kita adalah menang”. Harap Amsal semangat

Selanjutnya Amsal bercerita bahwa langkah rekonsiliasi ketika mengambil alih Hanura melalui Musdalub adalah sebagai calon eksternal yang bersyarat dengan mendapatkan dukungan 16 DPC.

“Strategi lain dalam memenangkan partai selain basis millenial dan perempuan sudah dibentuk organisasi sayap (orsap) seperti gadis Hanura, Srikandi Hanura serta putra putri Hanura” Kata Owner Benhil Group ini.

Bapak mau caleg? Amsal Sampetondok sempat kaget dengan pertanyaan host ini, namun dengan tegas Ia belum terpikir untuk nyaleg, namun Ia sadari bila pak ketum OSO (Oesman Sapta Odang) memerintahkan maka perintah akan dilaksanakannya.

Pertanyaan host selanjutnya adalah bagaimana posisi Hanura dalam usungan dan koalisi pada Pilgub, Pileg, Pilwalkot, Pilkada serentak 2024? dengan tegas Amsal Sampetondok menomorsatukan kader Hanura namun tetap melihat kondisi (survey) dan tingkat elektabilitas seseorang dari eksternal atau partai lain.

Selanjutnya host yang juga istri Haris Yasin Limpo ini bertanya bagaimana perubahan politik dan demokrasi di Indonesia saat ini? dengan tegas Ia menyampaikan bahwa sekarang ini politik dan demokrasi hari ini tumbuh dengan baik, memberi hak sepenuhnya kepada rakyat namun tetap politik itu jangan kebablasan dan NKRI harga mati.

Bagaimana tanggapan Bapak dengan perang Ukraina-Rusia, China-Taiwan bagaimana posisi Indonesia? Ia (Amsal) menegaskan Indonesia harus menggunakan politik bebas dan aktif.