SMA Islam Athirah Bone Menjuarai Social Science Competition Indonesian Economic Review 7.0

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Permatasari siswa kelas XII Al Haadi yang mengikuti lomba Social Science Competition Indonesian Economic Review 7.0 Universitas Pertamina meraih juara 1. Helatan ini digelar selama 5 hari mulai dari 14 – 18 November 2022, sementara pengumuman juara dirangkaikan dengan International Seminar dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2022

Permatasari menuturkan, saat mengikuti babak penyisihan, semua peserta mengerjakan soal ekonomi hingga dipilihlah lima peserta yang lolos untuk maju ke tahap final. Pada babak final, ada dua siswa dari SMA Islam Athirah Bone yang dinyatakan lolos yakni Permatasari dan Nabila Asri. Pada tahap final sistem lombanya adalah cerdas cermat yang nantinya akan terpilih 3 peserta dengan nilai tertinggi.

Saat wawancarai melalui WhatsApp, siswi yang bercita-cita menjadi seorang akuntan tersebut menuturkan terkait hal yang membuatnya termotivasi untuk mengikuti lomba. Ia terpacu untuk membawa nama baik sekolah di perlombaan tingkat nasional, dan mampu mengasah mental sebagai seorang siswa.

“Hal yang didapatkan setelah mengikuti lomba tersebut adalah pengalaman tentunya, dan yang penting adalah saya bisa memberikan yang terbaik buat sekolah dan akhirnya ada juga juara yang bisa saya raih di tingkat nasional,” ucap siswi asal kabupaten Bone ini.

Anak dari Samsuri & Murni ini pun membagikan tips dan trik sehingga dapat memenangkan perlombaan tersebut, yakni memperbanyak review materi yang telah didapatkan saat bimbingan, berlatih tanya jawab secara lisan dengan teman, serta berlatih hitung cepat. Dan yang paling utama adalah bagaimana memperbaiki mental agar lebih siap menjadi kunci agar terus lanjut mulai dari tahap awal sampai babak final.

Prestasi yang diraih oleh Permatasari tidak lepas dari peran Ekstrakurikuler Ekonomi Akuntansi yang biasa dikenal dengan AMOENISI SMA Islam Athirah Bone. Di kelas tersebut anak-anak diberikan materi tentang Ekonomi dan Akuntansi yang berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Ekstrakurikuler ini memang tercatat sebagai salah satu ekstrakurikuler yang kerap melahirkan siswa yang berprestasi sejak 2012.

“Sebagai pembina ekskul kami sangat bangga melihat anak-anak Amoenisi bisa kembali mengharumkan nama sekolah di level nasional, semoga kedepan lebih banyak lagi prestasi yang bisa diraih,” pungkas Erwin, pembina ekskul yang telah memperoleh gelar magister Ekonomi ini.