RS UIN Alauddin Makassar Resmi Layani BPJS Kesehatan, Akses Kesehatan Mahasiswa Makin Mudah

MEDIAWARTA, MAKASSAR — Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin Makassar resmi memperluas layanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan setelah menjalin kerja sama pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Jumat (22/5/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat akses layanan kesehatan, khususnya bagi mahasiswa dan masyarakat di wilayah Makassar serta sekitarnya.

Peresmian kolaborasi ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan prosesi pemotongan pita di Kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) dr. Prihati Pujowaskito bersama Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, sekaligus dirangkaikan dengan kuliah umum bagi mahasiswa dan civitas akademika.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, dr. Prihati Pujowaskito, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari penguatan implementasi Program JKN yang terus didorong pemerintah. Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan dan penyelenggara jaminan kesehatan nasional sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

“Hari ini kita melakukan peresmian sekaligus meresmikan kerja sama atau MoU antara RS UIN Alauddin Makassar dengan BPJS Kesehatan. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut sebenarnya telah ditandatangani sejak 20 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Prihati juga menyoroti besarnya potensi kepesertaan BPJS Kesehatan di lingkungan UIN Alauddin Makassar yang memiliki sekitar 31 ribu mahasiswa, termasuk mahasiswa dari luar daerah yang membutuhkan perlindungan kesehatan selama menjalani pendidikan dan praktik lapangan.

Sementara itu, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, menyambut baik kolaborasi tersebut dan berharap layanan BPJS di RS UIN Alauddin benar-benar memberi manfaat luas bagi civitas akademika maupun masyarakat umum.

“Ini merupakan kebahagiaan besar bagi kami. Tinggal bagaimana kerja sama ini bisa benar-benar bermanfaat bagi civitas akademika UIN Alauddin Makassar dan masyarakat,” katanya.

Direktur RS UIN Alauddin Makassar, dr. Purnamaniswati, M.Kes., memastikan rumah sakit siap memberikan pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Ia menjelaskan operasional rumah sakit sebenarnya telah berjalan sejak diresmikan Menteri Agama pada Juli 2025 dan kini telah melewati proses kredensialing bersama BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, serta tim verifikator guna memastikan standar pelayanan terpenuhi.

Saat ini, RS UIN Alauddin Makassar juga tengah menyempurnakan integrasi sistem atau bridging dengan sistem BPJS Kesehatan agar proses administrasi dan klaim pasien berjalan lebih mudah dan cepat. Pelayanan penuh bagi peserta BPJS dijadwalkan mulai efektif pada 1 Juni 2026, meski pasien BPJS yang datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) tetap akan diterima dan dilayani sejak sekarang tanpa penolakan.

Untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat, RS UIN Alauddin Makassar kini diperkuat sekitar 30 dokter spesialis yang melayani rawat jalan dan poliklinik. Kehadiran layanan BPJS Kesehatan di rumah sakit ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang cepat, aman, dan terjangkau di Kota Makassar.

Comment