MEDIAWARTA,MAKASSAR,-Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Kementerian Agama Kota Makassar menggelar kegiatan Tahsinul Al-Qur’an yang dibuka secara resmi di Masjid H. M. Asyik Kota Makassar Selasa 24 Februari 2026
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Kementerian Agama Kota Makassar, mulai dari para Kepala Seksi, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Makassar, Kepala Madrasah Negeri se-Kota Makassar, hingga para Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kemenag Kota Makassar
Pembukaan Tahsinul Al-Qur’an ini dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Muhammad, yang didampingi para Kasi dan penyelenggara lingkup Kemenag Kota Makassar.
Dalam sambutannya, H. Muhammad menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah, khususnya dalam membaca, memperbaiki, dan memahami Al-Qur’an. Ia mengajak seluruh aparatur Kemenag untuk memaksimalkan bulan penuh berkah ini dengan kegiatan yang bernilai ibadah.“Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an. Mari kita perbanyak membaca Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas bacaan kita. Kita juga harus melawan hawa nafsu, seperti rasa malas, terlalu banyak tidur, dan kebiasaan yang tidak produktif, termasuk berlebihan menggunakan gawai,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan ketentuan dan keputusan bersama merupakan bagian dari hawa nafsu yang harus dikendalikan. Menurutnya, umat Islam di bulan suci Ramadhan sejatinya sedang berada dalam perjuangan melawan musuh terbesar, yaitu hawa nafsu.
“Di bulan Ramadhan ini kita sedang berada dalam ‘perang’ melawan musuh utama kita, yakni hawa nafsu. Karena itu, mari isi Ramadhan dengan amal saleh dan kegiatan yang membawa keberkahan,” tambahnya.
Melalui kegiatan Tahsinul Al-Qur’an ini, Kemenag Kota Makassar berharap dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar bagi seluruh peserta, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual aparatur Kementerian Agama agar mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi penguatan kehidupan keagamaan di Kota Makassar serta mendukung terwujudnya pelayanan keagamaan yang lebih profesional dan berintegritas.

Comment