MEDIAWARTA,MAKASSAR,-Telkom Regional 5 melalui Indibiz Kawasan Timur Indonesia (KTI) kembali menggelar Business Idea Competition (BIC) 2025, program tahunan yang dirancang untuk mendorong lahirnya ide bisnis inovatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi. Mengusung tema “Sustainable Business Innovation with AI”, BIC 2025 menjadi ruang pengembangan gagasan yang tidak hanya berorientasi pada nilai ekonomi, tetapi juga menghasilkan dampak sosial serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, BIC 2025 dilaksanakan melalui kolaborasi Indibiz KTI dengan Digistar Club, komunitas pengembangan talenta digital by Telkom Indonesia. BIC 2025 menyasar mahasiswa dan fresh graduate dari berbagai perguruan tinggi di Kawasan Timur Indonesia. Dari total 40 tim pendaftar, melalui proses seleksi awal, terpilih 13 tim yang berhak mengikuti sesi mentoring dan grooming sebagai tahapan penguatan ide sebelum memasuki fase pitching.
Sebagai rangkaian pembukaan pada Senin (19/01), Indibiz KTI menggelar sesi mentoring bertajuk “Building Sustainable Value in the Digital Era & Create Impactful Pitch Deck”. Kegiatan ini menjadi bekal strategis bagi peserta untuk memperkuat value inovasi bisnis, pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence (AI), serta kemampuan menyampaikan ide secara terstruktur dan meyakinkan.
Sesi mentoring menghadirkan Nurul Hamzah, Innovator Telkom Regional V, yang membagikan pengalaman praktis dalam mengembangkan inovasi bisnis yang berdampak. Ia menekankan bahwa inovasi tidak hanya bertumpu pada kecanggihan teknologi, tetapi juga harus mampu menjawab permasalahan nyata, memberikan manfaat yang jelas, serta berkelanjutan secara bisnis dan sosial. Peserta juga mendapatkan penguatan dalam penyusunan pitch deck yang ringkas, jelas, dan mampu menonjolkan nilai solusi yang ditawarkan.
Pembukaan BIC 2025 dihadiri oleh Senior Manager Regional SME Service (RSMES) Telkom Regional 5, Shafwan, yang dalam sambutannya menekankan bahwa kompetisi ini merupakan ruang belajar dan pengembangan kapasitas bagi talenta muda.
“Artificial Intelligence bukan lagi hal baru bagi mahasiswa dan fresh graduate. Tantangannya bukan hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi bagaimana memanfaatkannya secara bijaksana untuk menciptakan nilai dan solusi bisnis yang berkelanjutan. Inilah yang kami harapkan dari talenta muda, termasuk mereka yang kelak berkesempatan tumbuh bersama Telkom Indonesia,” lanjutnya.
Antusiasme peserta juga tercermin dari pengalaman yang dirasakan selama sesi mentoring. Salah satu peserta, Yusuf dari Tim Mirona Pioneers, menyampaikan bahwa BIC 2025 memberikan nilai tambah yang signifikan dalam pengembangan kapasitas diri dan ide bisnis.
“Bagi saya, kompetisi ini adalah kesempatan untuk belajar langsung dari para expertise sekaligus mendapatkan masukan berharga yang mungkin tidak saya dapatkan di luar ajang seperti ini. BIC membantu saya melatih kemampuan berpikir kritis, menyusun strategi, bekerja dalam tim, dan mempresentasikan ide dengan lebih percaya diri. Ajang ini juga mempertemukan peserta dengan latar belakang yang berbeda sehingga memperluas relasi dan membuka peluang kerja sama ke depannya,” ungkapnya.
Melalui rangkaian kegiatan Business Idea Competition 2025 by Indibiz KTI yang berkolaborasi dengan Digistar Club, Telkom Regional 5 menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pengembangan talenta muda dalam menciptakan solusi bisnis yang inovatif, relevan, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan digital di Kawasan Timur Indonesia.

Comment