MEDIAWARTA, JAKARTA – Tren jual beli kendaraan di Indonesia terus berkembang. Kini, selain melalui showroom dan marketplace, masyarakat juga mulai melirik lelang kendaraan sebagai alternatif transaksi yang praktis dan kompetitif.
Hal tersebut disampaikan COO JBA Indonesia, Deny Gunawan, dalam talkshow bersama Sonora FM yang dipandu Yudi Samadi. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang menganggap lelang hanya diperuntukkan bagi pedagang kendaraan, padahal kini terbuka untuk umum.
“Lelang bukan hanya untuk pedagang. Siapa saja bisa membeli atau menjual kendaraan dengan cara yang aman dan transparan,” ujarnya.
Deny menjelaskan, digitalisasi menjadi kunci dalam mendorong kemudahan akses lelang kendaraan. Melalui website dan aplikasi, peserta kini dapat mengikuti seluruh proses tanpa harus datang langsung ke lokasi. Informasi kendaraan pun disajikan secara lengkap, mulai dari foto unit, hasil inspeksi, hingga nilai grading.
“Pembeli cukup melihat unit dari rumah. Semua informasi sudah tersedia, sehingga prosesnya lebih praktis dan efisien,” tambahnya.
Sebagai salah satu balai lelang otomotif terbesar di Indonesia, JBA Indonesia menyediakan hingga 800–1.000 unit kendaraan dalam setiap sesi lelang. Pilihannya pun beragam, mulai dari mobil keluarga, kendaraan niaga, hingga alat berat dan barang elektronik.
Setiap unit yang dilelang telah melalui proses inspeksi menyeluruh hingga 300 komponen, termasuk mesin, eksterior, interior, serta kelengkapan dokumen seperti BPKB. Hal ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan keamanan bagi penjual maupun pembeli.
Sejak berdiri pada 2011, JBA Indonesia telah memperluas jaringan dengan 15 cabang dan 24 hub di berbagai wilayah Indonesia. Hingga kini, perusahaan tersebut telah melayani lebih dari satu juta transaksi lelang dengan lebih dari 90.000 pembeli aktif.
Dengan sistem yang transparan, jaringan luas, serta dukungan teknologi digital, lelang kendaraan kini menjadi solusi alternatif yang semakin relevan bagi masyarakat yang ingin bertransaksi secara aman, cepat, dan efisien.

Comment