BI Sulsel: QRIS Melejit, Transaksi 2025 Tembus Rp19,05 Triliun

Foto: Masyudi Firmansyah/Mediawarta

MEDIAWARTA,MAKASSAR — Digitalisasi sistem pembayaran di Sulawesi Selatan kian melesat. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel mencatat nilai transaksi QRIS sepanjang 2025 menembus Rp19,05 triliun—melonjak tajam 84,34 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan 2024 yang sebesar Rp10,28 triliun.

Lonjakan tersebut menegaskan QRIS sebagai tulang punggung pembayaran digital di daerah. Tak hanya dari sisi nominal, pertumbuhan juga tercermin dari jumlah pengguna yang mencapai 1.319.193 orang pada 2025, naik sekitar 8 persen dari 1.225.042 pengguna pada tahun sebelumnya.

Plt. Kepala Divisi SPPURMI BI Sulsel, Tri Adi Riyanto, menyebut capaian ini menjadi indikator kuat akselerasi digitalisasi ekonomi di Sulsel.

“QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas,” ujarnya dalam kegiatan Bincang Bareng Media bertema Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Mempertahankan Stabilitas di House Rewako, Jalan Pasar Ikan, Jumat (20/2).

Dari sisi ekosistem, jumlah merchant QRIS di Sulawesi Selatan telah mencapai 1,3 juta. Menariknya, 76,8 persen di antaranya didominasi pelaku UMKM. Artinya, adopsi pembayaran digital semakin merata hingga ke sektor usaha kecil dan menengah—segmen yang selama ini menjadi penopang ekonomi daerah.

Sekitar 43 persen merchant tersebut berada di Makassar, mempertegas posisi ibu kota provinsi sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi digital di kawasan timur Indonesia

Tak hanya domestik, transaksi QRIS lintas negara juga menunjukkan performa impresif. Sepanjang 2025, total transaksi antarnegara mencapai Rp16,01 miliar, meningkat Rp7,7 miliar dibandingkan tahun sebelumnya

Malaysia menjadi penyumbang terbesar dengan nilai transaksi melonjak 96 persen, dari Rp7,4 miliar menjadi Rp13,9 miliar. Disusul Singapura yang naik signifikan dari Rp277,5 juta menjadi Rp1,8 miliar, serta Thailand yang mencatat lonjakan dari Rp43,07 juta menjadi Rp390,4 juta.

Pertumbuhan transaksi lintas batas ini mencerminkan meningkatnya konektivitas sistem pembayaran Indonesia dengan negara mitra, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal dalam menjangkau pasar internasional.

Dengan tren yang terus menguat, BI Sulsel optimistis QRIS akan semakin berperan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi daerah. Digitalisasi pembayaran bukan sekadar tren, melainkan fondasi baru bagi ekonomi Sulawesi Selatan yang lebih inklusif, efisien, dan berdaya saing

Comment