PGE Kotamobagu Hadirkan Program Pendidikan dan Kesehatan bagi Masyarakat, Perkuat Komitmen Pengembangan Panas Bumi Berkelanjutan

MEDIAWARTA,- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Proyek Kotamobagu terus memperkuat komitmen dalam pengembangan energi bersih berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Melalui kegiatan filantropi sosial dengan tema “Akselerasi Panas Bumi Sulawesi Utara untuk Menunjang Ketahanan Energi yang Berkelanjutan dan Berkemakmuran,” PGE Kotamobagu mengadakan program yang berfokus pada pendidikan dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara, Kamis (23/04/2026).

Melalui program Cerdas Bersama Panas Bumi, PGE Kotamobagu menyalurkan bantuan pendidikan kepada 100 siswa SD hingga SMA yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu. Selain pemberian bantuan pendidikan, para siswa juga mendapatkan edukasi tentang energi panas bumi sebagai sumber energi bersih masa depan Indonesia.

Di bidang kesehatan, PGE Kotamobagu menghadirkan program Mari Jo Sehat Bersama dengan menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 300 lansia dari tujuh desa di Kecamatan Mooat. Program ini menjadi wujud kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah kerja.

VP Exploration PGE Jayanti Anggraini menegaskan komitmen PGE untuk menjadikan masyarakat sebagai mitra utama dalam setiap fase pengembangan proyek, mulai dari persiapan, eksplorasi, pengembangan, hingga operasional ke depan.

“Bagi kami, keberhasilan pengembangan panas bumi tidak hanya diukur dari aspek teknis dan operasional, tetapi dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Karena itu, sejak tahap awal pengembangan, PGE hadir melalui aksi sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo menyampaikan apresiasi atas langkah PGE yang mengedepankan pendekatan kolaboratif dan kepedulian sosial.

“Kami melihat komitmen PGE tidak hanya pada pengembangan energi panas bumi, tetapi juga pada kepedulian terhadap masyarakat melalui program pendidikan dan kesehatan. Ini menjadi langkah positif untuk membangun kolaborasi jangka panjang yang membawa manfaat bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Project Manager PGE Kotamobagu Tondo Wicaksono menegaskan bahwa pendekatan sosial menjadi bagian penting dalam membangun fondasi pengembangan proyek yang berkelanjutan.

“Bagi kami, pengembangan panas bumi di Kotamobagu dimulai dengan membangun hubungan baik bersama masyarakat. Karena itu, sejak tahap awal kami ingin hadir melalui program-program yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekitar. Ke depan, kami berkomitmen menjalankan setiap fase pengembangan proyek secara kolaboratif, aman, dan memberikan manfaat berkelanjutan,” jelasnya.

Melalui agenda ini, PGE menegaskan bahwa pengembangan panas bumi tidak hanya menghadirkan energi bersih untuk masa depan, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta terciptanya kemakmuran bersama.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, para kepala desa, serta masyarakat setempat. Dari unsur keamanan turut hadir Wakapolres Bolaang Mongondow Kompol Verry A. Liwutang, S.H., M.A.P., Kapolsek Modayag AKP Agus Hamadien, S.Pd., serta Danramil 1303-03/Modayag Kapten Inf. Jansen Neang. Sementara dari Pemerintah Kecamatan Mooat hadir Camat Mooat Flouresca Fabio Onibala, S.E., M.M. beserta jajaran pemerintah kecamatan.

Ke depan, PGE akan terus mendorong percepatan pengembangan panas bumi di Sulawesi Utara sebagai kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan energi nasional dan agenda transisi energi Indonesia.

Comment