MEDIAWARTA, JAKARTA – PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) menorehkan prestasi bergengsi di tahun perayaan 50 tahun kiprahnya di Indonesia. Perusahaan manufaktur ban tersebut berhasil meraih penghargaan “Most Strategic Enterprise in Regulatory Compliance” untuk kategori bisnis Automotive Manufacture pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan Hukumonline di Jakarta.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan Bridgestone Indonesia dalam mengintegrasikan kepatuhan regulasi, tata kelola perusahaan yang baik, serta budaya integritas ke dalam seluruh proses bisnis perusahaan. Pada ajang IRCA 2026, Bridgestone Indonesia masuk dalam kategori Enterprise in Regulatory Compliance klasifikasi PROSPER B, yakni kategori bagi perusahaan dengan tingkat kompleksitas regulasi tinggi yang mampu menerapkan sistem kepatuhan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjadikan kepatuhan hukum dan tata kelola perusahaan sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnis. Menurutnya, kepatuhan tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi juga bagian penting dari strategi perusahaan untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dan menciptakan nilai jangka panjang.
“Penghargaan IRCA 2026 ini merupakan pengakuan atas komitmen kuat Bridgestone Indonesia dalam membangun budaya integritas. Kami percaya bahwa kepatuhan hukum dan tata kelola perusahaan yang baik merupakan elemen penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis serta memperkuat kepercayaan pelanggan, mitra usaha, dan masyarakat,” ujar Mukiat.
Ia menambahkan, perusahaan akan terus memperkuat budaya kepatuhan berbasis risiko melalui peningkatan fungsi compliance, penguatan kesadaran karyawan terhadap regulasi, serta implementasi berbagai kebijakan internal yang sejalan dengan standar global Bridgestone Group. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas bisnis berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan perkembangan regulasi yang terus berubah.
Keberhasilan Bridgestone Indonesia meraih penghargaan ini tidak lepas dari efektivitas sistem pengendalian internal yang diterapkan perusahaan dalam memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, budaya integritas yang ditanamkan hingga ke seluruh lapisan organisasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pencapaian tersebut.
Dewan Juri IRCA 2026, Natalia Soebagjo, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai berhasil mengintegrasikan aspek kepatuhan regulasi ke dalam strategi bisnis, manajemen risiko, dan praktik tata kelola perusahaan secara berkelanjutan.
“IRCA merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan dan para pemimpin yang terus berproses, terus berbenah, serta menjaga integritas dalam menjalankan bisnisnya. Kepatuhan yang kuat akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Penilaian IRCA 2026 dilakukan melalui proses evaluasi yang komprehensif, mulai dari self-assessment perusahaan, pengisian kuesioner kepatuhan, hingga penilaian oleh panel juri independen yang terdiri dari praktisi hukum, akademisi, dan profesional di bidang kepatuhan. Aspek yang dinilai mencakup efektivitas implementasi kebijakan, budaya kepatuhan, sistem pengawasan internal, hingga komitmen manajemen puncak dalam menjaga integritas perusahaan.
Menariknya, metodologi penilaian IRCA tahun ini juga mengadopsi sejumlah indikator yang mengacu pada standar tata kelola perusahaan tingkat ASEAN. Pendekatan tersebut mendorong perusahaan di Indonesia untuk tidak hanya memenuhi regulasi nasional, tetapi juga mampu beradaptasi dengan standar tata kelola internasional yang semakin dinamis.
Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Bridgestone Indonesia sebagai salah satu perusahaan manufaktur otomotif yang tidak hanya fokus pada kualitas produk dan layanan, tetapi juga konsisten menjalankan praktik bisnis yang beretika, transparan, serta berorientasi pada keberlanjutan. Di tengah tantangan industri yang semakin kompleks, penghargaan ini menjadi bukti bahwa kepatuhan dan integritas dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Comment