MEDIAWARTA, MAKASSAR — PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) kembali mempertegas geliat pasar properti di Kota Makassar melalui peluncuran dua produk terbarunya, The Hive Frontier dan Treetops, dalam Grand Launching yang digelar di CXC Tanjung Bunga, Sabtu (20/6/2026). Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum pemilihan unit oleh para konsumen yang sebelumnya telah melakukan pemesanan.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Bahkan sebelum acara dimulai pukul 09.00 WITA, antrean calon pembeli sudah memadati area CXC Tanjung Bunga. Proses pemilihan unit berlangsung tertib sesuai nomor antrean, dengan suasana yang nyaman sehingga konsumen dapat menentukan pilihan sekaligus menyelesaikan administrasi pembelian dengan lancar.
Tingginya minat masyarakat terhadap kedua produk ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar properti Makassar masih menyimpan prospek cerah. Sebagai pusat ekonomi terbesar di Indonesia Timur, Makassar terus mencatat pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan hunian modern serta ruang usaha yang terintegrasi.
Kawasan metropolitan Mamminasata yang meliputi Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar juga terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia. Perkembangan infrastruktur, ekspansi kawasan bisnis, serta meningkatnya aktivitas perdagangan dan jasa ikut mendorong permintaan terhadap produk properti yang mampu mengakomodasi kebutuhan tinggal dan berusaha dalam satu lokasi.
Menjawab kebutuhan itu, GMTD menghadirkan The Hive Frontier, produk komersial terbaru yang berada di bagian depan kawasan Green River View Makassar. Ditawarkan mulai Rp1 miliar, ruko dua lantai ini dirancang dengan konsep fleksibel melalui akses masuk dan tangga terpisah menuju lantai dua. Desain tersebut memungkinkan masing-masing lantai difungsikan berbeda, baik sebagai area usaha, kantor, maupun ruang komersial lain yang membutuhkan privasi serta efisiensi operasional.
Sementara itu, Treetops hadir sebagai hunian modern tiga lantai yang dirancang untuk menjawab gaya hidup urban masa kini. Produk ini dipasarkan mulai Rp705 juta dengan tiga kamar tidur dan tiga kamar mandi dalam. Salah satu keunggulannya terletak pada area dasar yang dirancang adaptif sebagai ruang multifungsi, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai retail, showroom, studio kreatif, kantor, maupun aktivitas usaha lain yang mendukung keseharian penghuninya.
Konsep hunian produktif seperti Treetops dinilai semakin relevan di tengah meningkatnya tren kewirausahaan, bisnis digital, dan kebutuhan masyarakat akan ruang yang mampu menggabungkan fungsi tempat tinggal dan tempat usaha dalam satu properti.
Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan tingginya animo masyarakat dalam Grand Launching ini menjadi indikator kuat bahwa pasar menyambut positif kehadiran produk-produk baru di kawasan Tanjung Bunga.
“Grand Launching ini menjadi bukti antusiasme masyarakat terhadap produk terbaru yang kami hadirkan. Para customer yang telah melakukan booking unit hadir hari ini untuk memilih unit terbaik sesuai kebutuhan mereka,” ujar Jemmy.
Menurut dia, respons positif tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mempercepat pengembangan proyek agar dapat segera dinikmati para konsumen.
“Hal ini memacu kami sebagai pengembang untuk bergerak lebih cepat dan memastikan progres proyek berjalan sesuai rencana, sehingga konsumen dapat segera menikmati produk yang telah mereka pilih hari ini,” lanjutnya.
Melalui peluncuran The Hive Frontier dan Treetops, GMTD kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan produk properti yang inovatif, relevan dengan kebutuhan pasar, sekaligus mendukung perkembangan kawasan Tanjung Bunga sebagai salah satu destinasi hunian dan investasi unggulan di Makassar.
Sebagai pengembang kawasan, GMTD telah lama dikenal sebagai pionir transformasi Tanjung Bunga dari kawasan rawa menjadi kota mandiri modern dengan fasilitas lengkap berstandar internasional. Perusahaan mengembangkan kawasan tersebut di atas lahan sekitar 1.000 hektare di barat daya Makassar yang terbagi dalam tiga zona utama, yakni Utara, Delta, dan Selatan.
Hingga kini, GMTD tercatat telah membangun lebih dari 7.916 rumah dengan populasi sekitar 5.470 keluarga. Sebagai perusahaan terbuka yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), GMTD bergerak di bidang pembangunan kawasan permukiman, pariwisata, dan bisnis, termasuk penyediaan lahan siap bangun, layanan kepenghunian, hingga pengelolaan sarana dan prasarana kawasan.

Comment