MEDIAWARTA, MAKASSAR — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi membuka 3Store Makassar yang berlokasi di Gedung Indosat Makassar, Jalan Selamet Riyadi, Rabu (3/12/2025).
Kehadiran gerai baru ini menandai komitmen perusahaan memperluas akses layanan digital bagi masyarakat Sulawesi Selatan.
Peresmian berlangsung sederhana namun hangat, ditandai dengan pengguntingan pita oleh EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat, Swandi Tjia, bersama jajarannya.
Hadir pula Ketua DPRD Sulawesi Selatan, drg. Rachmatika Dewi, yang memberikan dukungan penuh atas penguatan layanan telekomunikasi di daerah.
Dalam sambutannya, Swandi menegaskan bahwa integrasi layanan Tri dan IM3 dalam satu area merupakan langkah strategis yang sudah direncanakan sejak proses merger pada 4 Januari 2022.
Sebelum merger, kantor layanan Indosat dan Tri terpisah sehingga pelanggan harus memilih lokasi berbeda untuk kebutuhan tertentu.
Melalui 3Store Makassar, seluruh layanan kini disatukan agar pelanggan dapat mengakses kebutuhan komunikasi dan digital secara lebih mudah.
“Yang paling ingin kita jaga adalah kenyamanan. Dengan penyatuan ini, pelanggan bisa menjangkau semua layanan dalam satu tempat,” ujar Swandi.
Gerai ini menawarkan berbagai layanan dasar mulai dari pembelian kartu perdana, isi ulang pulsa, registrasi kartu, upgrade SIM, hingga layanan 5G.
Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan 3DigiBox, mesin layanan mandiri 24 jam yang memberikan pengalaman setara kantor layanan fisik.
Swandi menjelaskan bahwa keberadaan 3DigiBox menjadi solusi penting karena kantor layanan memiliki batas waktu operasional.
“Kantor buka dari jam delapan pagi sampai enam sore. Setelah itu, pelanggan tetap bisa mengakses layanan lewat 3DigiBox,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Swandi memaparkan bahwa cakupan jaringan Indosat di Sulawesi Selatan telah menjangkau 94 persen dari total delapan juta penduduk.
Sementara itu, Kota Makassar sudah terlayani 100 persen, menandakan kesiapan jaringan dalam mendukung kebutuhan digital masyarakat.
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Rachmatika Dewi, memberikan apresiasi terhadap upaya IOH memperkuat konektivitas, terutama karena keberadaannya sangat membantu pelaku UMKM. Ia menilai internet yang stabil menjadi syarat utama bagi usaha kecil untuk berkembang di era digital.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Mereka butuh dukungan konektivitas untuk bisa bersaing,” ungkapnya.
Dalam momen yang sama, IOH juga memperkenalkan teknologi Ultra Wideband (UWB) yang dinilai dapat meningkatkan aktivitas ekonomi digital, khususnya bagi pedagang dan pelaku usaha yang mengandalkan transaksi daring.
“Kalau pasar digital berjalan dengan baik, tentu akan meningkatkan ekonomi masyarakat,” tutup Swandi.

Comment