Sebelum Meninggal, Apa yang Dilakukan Musisi Legendaris Prince

MEDIAWARTA.COM – Kemarin dunia musik berduka. Musisi legendaris Prince meninggal dunia, pada usia 57 tahun. Kabar ini terbilang mendadak, karena sebelumnya tak ada kemunduran kesehatan pada dirinya.

Penyakit yang diderita Prince beberapa minggu terakhir sebelum meninggal adalah flu berat.Piano & A Microphone Tour menjadi akhir kisah perjalan bermusik dari gitaris yang punya sentuhan magis ini pada tanggal 14 April.

Namun sebelumnya 7 April, ia membatalkan 2 show di Atlanta, akibat tidak enak badan. Pada12 April, Prince masih memamerkan piano berwarna ungu miliknya. Warna yang identik dengan Prince. Nama sang musisi legendaris mulai melejit dengan album Purple Rain.

Setelah tampil di Atlanta, Prince sempat dirawat di rumah sakit setelah melakukan emergency landing di Quad City International Airport, karena dehidrasi. Flu berat yang dirasakan beberapa hari terakhir, membuatnya harus mendapatkan perawatan. Kejadian itu 15 April lalu.

Baca Juga:   Untuk Cegah Penularan Covid-19, Startup Binaan Inkubator Unhas Produksi Disinfektan dan Hand Sanitizer

Sehari kemudian, Prince tercatat masih mengikuti momen International Record Store Day di Toko bernama Electric Fetus, Mineeapolis, As, salah satu toko rilisan favoritnya. Prince membeli banyak CD, termasuk rilisan-rilisan lawas dari Stevie Wonder.

Komentar

Check Also

Pameran Wallacea Hadir di Atrium Nipah Mall

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Wallacea Week 2019 merupakan sebuah festival penuh inspirasi, edukasi, dan karya seni …

Share This
Mediawarta