Home / TEKNO / Digicoop smartphone karya anak bangsa dengan RAM 6 GB

Digicoop smartphone karya anak bangsa dengan RAM 6 GB

MEDIAWARTA.COM -Tiga konsep smartphone Digicoop yang disiapkan Koperasi Digital Indonesia Mandiri (KDIM) Salah satunya adalah ponsel kencang yang menggandeng RAM 6 GB.

Adapun Ponsel kelas entry level, dengan spesifikasi rendah yang antara lain terdiri dari prosesor quad-core 1,5 GHz dan RAM 1 GB Hingga saat ini merupakan ponsel yang diberikan gratis kepada orang yang mendaftar sebagai anggota KDIM..

Menurut Ketua Bidang Perangkat Digital KDIM, Teguh Prasetya, saat ini koperasi bersama sejumlah pihak sedang bekerja sama untuk membuat model baru yang lebih canggih untuk menghasilkan varian yang lebih bayak dan lebih canggih.

“Nanti rencananya akan ada dua model lagi, yang lebih canggih dan punya spesifikasi lebih tinggi,” ujar Teguh saat berbincang dengan sejumlah media usai peresmian produksi perdana Digicoop di Cikarang, Bekasi, Jumat (20/1/2017).

“Ponsel ini nantinya bakal punya prosesor octa-core, seperti ponsel mutakhir masa kini. RAM juga diperbesar, edisi menengah nanti pakai RAM 3 GB, sedangkan yang lebih mutakhir pakai RAM 6 GB,” katanya.

Sebagaimana ponsel Digicoop kelas entry-level yang sudah lebih dulu meluncur, ponsel versi mutakhir tersebut juga akan dibagikan gratis kepada anggota KDIM. Namun, tentu saja dengan syarat berbeda.

Baca Juga:   Kemkominfo Menobatkan Telkomsel Sebagai Penyelenggara Telekomunikasi Dengan Wajib Bayar PNBP Telekomunikasi Tertinggi Tahun 2019

anggota akan mendapatkan sejumlah manfaat seperti pembagian sisa hasil usaha koperasi, mendapat ponsel Digicoop kelas pemula, dan lainnya.

Saat ini, KDIM mensyaratkan anggota untuk menyetor iuran pokok Rp 100.000 plus iuran wajib Rp 100.000 per bulan atau Rp 1,2 juta per tahun. Kedua jenis iuran itu dibayarkan langsung dimuka,

Untuk ponsel Digicoop yang lebih canggih, syarat iuran tersebut akan dibuat lebih mahal.

“Kalau nanti ingin ponsel tingkat menengah, iurannya pakai skema pembayaran untuk dua tahun. Kalau ingin yang tingkat atas, pakai skema pembayaran untuk tiga tahun,” tutur Teguh.

Sekadar diketahui, KDIM merupakan koperasi bentukan Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). KDIM bekerja sama dengan banyak pihak untuk mewujudkan Digicoop ini. Salah satunya adalah Institut Teknologi Bandung, yang terlibat dalam pengembangan desain ponsel itu.

Foto: int

 

Komentar

Check Also

Telkomsel Hadirkan Kolaborasi Lintas Industri di Gelaran Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Telkomsel kembali membuktikan kapabilitasnya sebagai penyedia layanan dan solusi digital yang terpercaya …