Home / LIFESTYLE / Sebenarnya hidup itu Murah, yang buat mahal Gengsi

Sebenarnya hidup itu Murah, yang buat mahal Gengsi

MEDIAWARTA.COM – Nasihat untuk selalu mensyukuri semua hal yang kita punya tentunya sudah sangat sering kita mendengarnya dan makin banyak bersyukur makin bahagialah kita.

Sebenarnya yang kita butuhkan adalah hal-hal yang sesuai kebutuhan? Tak perlu berlebihan, asal semuanya cukup untuk membuat kita menjalani hari dengan baik.

Tetapi karena gengsi, terkadang kita membuat hidup kita berat sendiri. Kita jadi menuntut banyak hal, sampai akhirnya kita tak pernah merasa puas dengan semua yang kita punya.

Menuruti Gengsi Itu Tak Akan Pernah Ada Habisnya

Wajar dan alamiah memang saat seseorang ingin jadi lebih baik dan lebih unggul dari lainnya. Dan seringkali karena gengsi tak mau kalah dengan orang lain, kita jadi memaksakan diri melakukan sesuatu yang di luar batas kita. Hal itu pun tak akan langsung berhenti begitu saja. Kita jadi tak mau kalah dengan orang lain. Selalu saja ingin mengungguli orang lain meski sebenarnya kapasitas kita masih belum mumpuni.

Menuruti Gengsi Membuat Kita Lupa Diri

Karena hanya ingin meniru orang lain atau tak mau kalah dengan orang lain, kita jadi mengorbankan banyak hal. kita jadi lupa diri. Lebih memilih untuk memakai topeng agar mendapat pujian daripada jadi diri sendiri. Semakin lama dibiarkan, rasa gengsi itu bisa menguasai hidup kita seutuhnya. Menelan hidup kita bulat-bulat. Hanya karena ingin terlihat keren, kita menghalalkan segala cara untuk membeli barang-barang mewah misalnya. Padahal itu nantinya akan jadi masalah yang makin besar dan tak berkesudahan sehingga jadi bencana.

Baca Juga:   Film Mappacci Bakal Bikin Baper di Tahun Depan

Kita Jadi Lupa Akan Prioritas Hidup Kita yang Sebenarnya

Banyak hal, target, dan prioritas penting yang terlewat. Itu semua karena kita terlalu mementingkan diri sendiri. Terlalu mendahulukan ego dan gengsi ingin melakukan hal yang sebenarnya belum terlalu penting untuk hidup kita. Seperti beli smartphone mahal hingga puluhan juta hanya karena tak mau dianggap dipandang rendah oleh teman kita. Padahal sebenarnya yang kita butuhkan hanyalah benda yang fungsinya memang kita butuhkan. Akibatnya, pengeluaran bisa jadi tak terduga dan prioritas untuk membayar biaya sekolah anak misalnya jadi terbengkalai.

Kita Jadi Lupa Apa Itu Bersyukur

Tak pernah merasa puas, selalu menuruti gengsi, hingga akhirnya jadi lupa diri. Akibatnya kita makin lupa apa itu bersyukur. Tak pernah lagi kita sengaja meluangkan waktu untuk mengucap syukur. Bahagia yang dirasa hanyalah sesuatu yang semu.

Mulai sekarang lebih bijak lagi mengatur prioritas. Memenuhi kebutuhan kita secukupnya. Serta menjalani hari-hari sesuai dengan kemampuan kita yang terbaik.

Sumber : vemale

Komentar

Check Also

Zona Cafe Makassar Hadirkan DJ Derina Derin Untuk ZONA Holic Berdansa di Akhir Pekan Ini

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Zona Cafe Makassar, selalu menghadirkan bintang tamu untuk menemani Zona Holic. Akhir …