Iwapi: “MEA Merupakan Tantangan”

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Sebenarnya keberadaan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) menjadi babak awal untuk mengembangkan kualitas perekonomian di kawasan Asia Tenggara.

Satu sisi menjadi kesempatan yang baik untuk menunjukkan kualitas dan kuantitas produk dan sumber daya manusia (SDM) kepada negara lain. Tapi pada sisi yang lain, dapat menjadi boomerang, apabila tidak dapat memanfaatkannya dengan baik.

Yang banyak dikhawatirkan orang adalah masalah ketenagakerjaan. Apakah kualitas tenaga kerja kita sudah siap bersaing? Hal ini lah yang menjadi pembahasan utama Rakerda DPD Iwapi Sulsel yang ke-XV.

Ketua Panitia Rakerda DPD Iwapi Sulsel, Retno Kristanti, mengatakan, MEA bukan lah suatu hal yang mesti ditakuti. Tetapi suatu tantangan yang harus dihadapi. “Untuk bisa bersaing, seorang pengusaha harus memiliki SDM dan produk yang berkualitas, serta terobosan marketing yang handal,” tambahnya.

Misi lain yang diemban dari Rakerda kali ini, ujar Retno adalah penguatan internal organisasi. Saat ini DPD Iwapi memiliki anggota sekitar 1.000 orang. Mulai dari pemilik UKM, sampai usaha besar.

Comment