MEDIAWARTA,MAKASSAR,– KPU Kota Makassar kembali melanjutkan program KPU Mengajar, guna memberikan pendidikan demokrasi dan politik bagi pemilih pemula di SMK Negeri 3 Makassar, selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Mappa, S.Pd, dan diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi perwakilan dari seluruh jurusan.
Hadir sebagai pemateri utama, anggota KPU Kota Makassar Muh. Abdi Goncing bersama Sri Wahyuningsih. Suasana di SMK Negeri 3 Makassar tampak sangat hidup saat memasuki sesi interaktif, di mana siswa diminta menuliskan satu kata untuk demokrasi dan satu kata untuk pemilu.
Tak hanya itu, kegiatan berlanjut pada sesi diskusi kelompok, yang memuncak pada debat seru antar kelompok untuk mempertahankan hasil analisis mereka mengenai isu-isu kepemiluan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Mappa, S.Pd, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. “Kehadiran KPU Makassar sangat bermanfaat bagi siswa kami, terutama untuk memberikan pemahaman nyata, bahwa suara mereka sangat berharga. Kami berharap edukasi ini menjadikan mereka pemilih yang bijak di masa depan,” ungkapnya.
Muh. Abdi Goncing juga memuji keberanian para siswa dalam berdebat dan menyampaikan argumen. “Siswa-siswi SMK Negeri 3 menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Melalui debat ini, kita bisa melihat nalar kritis mereka, yang tentu hal ini mencerminkan bahwa mereka di masa yang akan datang tidak hanya akan menjadi penonton dalam demokrasi, tetapi juga menjadi pelaku yang paham dengan prinsip dan aturan pemilu”, jelas Abdi.
Pengalaman positif juga dirasakan oleh salah satu siswi, Andi Amanda Putri Siswanto. Ia mengaku sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. “Saya sangat senang mengikuti KPU Mengajar karena mendapatkan banyak wawasan baru tentang demokrasi dan pemilu, yang sebelumnya saya belum tahu. Apalagi sesi debatnya seru sekali, jadi kegiatannya tidak membosankan,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama seluruh perwakilan jurusan untuk menjadi pemilih yang cerdas dan menyebarkan semangat demokrasi di lingkungan sekolah masing-masing.

Comment