Foto: andoroidcentral.com

Waspada, Game Pokemon Go Bikin Gamers Rawan Kecelakaan dan Perampokan

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Permainan baru, Pokemon Go, menjadi sensasi di antara sejumlah pecinta gamers di Amerika Serikat (AS), tetapi pada saat yang sama permainan ini juga menjadi awal buruk dan mengalami sejumlah kejadian, seperti perampokan bersenjata di Missouri, penemuan tubuh di Wyoming, serta penyebab luka ringan yang dialami pengguna karena perhatiannya teralihkan.

Seperti dikutip dari bisnis.com, Kamis (14/7/2016), game berbasis augmented reality yang merupakan pengembangan dari permainan 1990-an melonjak ke puncak tangga aplikasi Appple Inc selama akhir pekan. Para gamer menggunakan perangkat mobile untuk menemukan dan menangkap karakter Pokemon virtual seperti Pikachu di berbagai lokasi di kehidupan nyata.

Berdasarkan analisis SimilarWeb, lima hari setelah diluncurkan, permainan itu melebihi kepopuleran aplikasi kencan Tinder di kalangan pengguna Android. Terkait sisi gelap popularitasnya, pihak kepolisian dan laporan media menyebut, permainan ini dimanfaatkan empat remaja di Missouri untuk memikat hampir 12 korban dalam aksi perampokan bersenjaa.

Pihak kepolisian mengingatkan para pengguna game ini untuk selalu waspada saat menggunakan ponsel pintar dan perangkat lainnya ketika mencari karakter dalam permainan.

“Ketika memainkan sebuah permainan dan tidak memperhatikan hal-hal di sekeliling Anda, tingkat kewaspadaan bisa menurun,” pesan seorang petugas kepolisian dari Greensboro, North Carolina, Ben Wingfield seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/7/2016).

Dikembangkan Pokemon Company International, Niantic Inc, dan Nintendi Co Ltd, permainan ini menggunakan GPS dan sistem kamera yang terdapat para perangkat.

“Kami mendorong semua yang memainkan Pokemon Go untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitar dan untuk bermain bersama dengan teman ketika pergi ke tempat-tempat yang baru atau asing,” imbau Pokemon Company International dan Niantic dalam sebuah pernyataan.

Kepolisian di O’Fallon, sebuah wilayah pinggiran St Louis, mengatakan, pihaknya menahan empat orang remaja pada Minggu (10/7/2016) setelah seorang korban perampokan memanggil polisi dari sebuah mini market.

“Dengan menggunakan fitur geolokasi yang terdapat di aplikasi permainan Pokemon Go, para  perampok bisa mengetahui lokasi dan tingkat keamanan korban tanpa disadari,” beber seorang polisi dari Kepolisian O’ Fallon, Sergeant Bill Stringer.

Sementara itu, media sosial dipenuhi laporan para pemain yang mengalami luka ringan akibat tersandung atau jatuh saat fokus dengan permainan di ponsel mereka. Ada juga laporan insiden kecil aat mengemudi dan mencari Pokemon.

“Saya menemukan diri saya hampir bertabrakan dengan banyak hal jadi saya mengurangi permainan ini ketika berada di jalan,” ujar seorang petugas valet parkir di Los Angeles, Henry Mendez (32).

Permainan ini menjadi yang paling banyak diunduh di Apple app store, sementara saham Nintendo meroket hampir 25 persen yang menjadi peningkatan harian tertinggi dalam sejarah setelah Pokemon Go dirilis.

Sementara itu, Shayla Wiggins (19) sedang mencari karakter Pokemon berbasis air di dekat Riverton, Wyoming ketika ia menemukan tubuh seorang pria mengambang di dekat jembatan. Berdasarkan laporan media, pria tersebut diduga tenggelam di perairan dangkal karena tidak fokus keadaan di sekelilingnya ketika asyik bermain aplikasi game Pokemon Go.

Komentar

Check Also

Digitarasa Kembali Buka Pelatihan untuk Usaha Kuliner Anak Bangsa

MEDIAWARTA.COM, JAKARTA – Setelah sukses melatih 14 startup kuliner di program mentoring Batch 1, Digitarasa, …

Share This
Mediawarta