MaRI dan Nipah Mall Ikuti Anjuran pemerintah, Bergotong- Royong Menekan Jumlah Penularan COVID – 19

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall memutuskan menutup sementara unit mal selama 12 hari,  terhitung sejak tanggal 25 Maret – 5 April 2019, hingga pemberitahuan selanjutnya, untuk membantu pemerintah menekan jumlah penyebaran virus COVID – 19. 

Langkah ini diambil dengan merujuk pada anjuran pemerintah yang dirilis melalui edaran Gubernur prov. no. 440/1972/B.um.UM 2020, Point 1 agar menghindari tempat keramaian atau berkumpulnya orang banyak, menjaga jarak minimal 3 meter ketika beraktifitas diluar rumah dan sebisa mungkin melaksanakan pekerjaan dirumah. Anjuran Manparekraf terkait social distancing, begitupun anjuran pemerintah yang serupa dan terkait, untuk memperhatikan jumlah pasien terdampak dan secara terus menerus mengalami peningkatan dari hari ke hari, maka sebagai bentuk keseriusan manajemen mal dalam menanggapi hal tersebut, rasa tanggung jawab dan kepedulian kami terhadap kondisi kesehatan karyawan mal, tenant, dan pengunjung.

Mal Ratu Indah Makassar

Jesse Rezky Mulia, selaku Marketing & Communication Manager PT. Kalla Inti Karsa menjelaskan, “Sebelumnya manajamen mal telah menginformasikan bersama dengan permohonan maaf kepada seluruh tenant yang berada dalam lingkungan Mal Ratu Indah dan Nipah Mall terkait keputusan menutup sementara unit mal, dan telah disepakati oleh masing – masing pihak. Ada beberapa tenant F&B yang akan tetap buka dengan pertimbangan melakukan operasi terbatas untuk tetap kami fasilitasi. Manajemen mal menghimbau untuk mengurangi interaksi langsung antara karyawan tenant dan pengunjung dengan memberlakukan delivery service / take away order dengan jarak antrian sehat. Akses masuk mal juga akan kami batasi dengan ketat agar upaya kami ini benar dapat membawa dampak yang baik untuk kita semua”, imbuhnya.

“Selama masa 12 hari tersebut, manajemen mal akan tetap melakukan kegiatan maintaining dan disinfectant spray secara menyeluruh di setiap sudut dan fasilitas umum yang terdapat di mal untuk memastikan mal benar – benar steril dan kami dapat kembali melayani masyarakat dengan baik. Kami meminta kerjasama dan dukungan rekan – rekan media untuk mengajak masyarakat patuh atas anjuran pemerintah, bersama – sama kita harus mampu melewati wabah ini. Doa kami untuk seluruh masyarakat agar tetap diberikan kesehatan dan kekuatan, senantiasa  dalam perlindungan Allah SWT” tambahnya.

Nipah Mall

Tenant Mal Ratu Indah yang akan tetap buka diantaranya tenant Wendys, Kopi Kenangan, Pepper Lunch, Excelso, KFC, Yoshinoya, J.Co, My Kopi’O, Burger King, Starbucks Coffee, Nebu, Gokana, Mc Donald’s, Breadtalk, Marugame Udon, KOI The, Hero Supermarket, Pegadaian, Metro Barberia, sedangkan Nipah Mall yakni tenant KOI The, Excelso, Yoshinoya, Marugame Udon, Kopi Kenangan, ZAP, Es Teler 77, Janji Jiwa, Gulu – Gulu dan Gokana. Sementara untuk jam operasional mal pada hari Senin hingga Jumat dibuka pukul 11:00 hingga 20:00 WITA, sementara untuk hari Sabtu hingga Minggu mulai pukul 11:00 hingga 21:00 WITA.

Kebijakan pihak manajemen mal terkait keputusan untuk sementara waktu menutup unit mal mendapat sambutan dan respon positif dari beberapa pihak, salah satunya Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Dalam akun sosial media twitter milik Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyampaikan apresiasi dalam bentuk ucapan terima kasih kepada manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall terhadap tindakan dalam memutus penyebaran virus Covid-19. Meskipun pihak manajemen mengambil langkah dengan menutup mal untuk sementara waktu, namun tindakan preventif pencegahan penyebaran virus Covid-19 secara berkala tetap dilakukan oleh setiap petugas  unit mal, seperti halnya petugas keamanan maupun kebersihan. Sehingga pada saat kondisi telah kembali normal, pihak manajemen mal telah siap kembali melayani pengunjung setia Mal Ratu Indah dan Nipah Mall.  

Komentar

Check Also

Indosat Ooredoo Topang Pembelajaran Jarak Jauh Hingga Di Daerah Terpencil

MEDIAWARTA.COM, MAKASSAR – Belajar jarak jauh tak bisa dilepaskan dari dukungan teknologi dan konektivitas. Kebutuhan …

Share This
Mediawarta