MEDIAWARTA,-Mulai 14 hingga 19 Maret 2026 mendatang, panggung peragaan busana Moscow Fashion Week kembali menyoroti salah satu arah paling penting dalam industri mode global, yakni keberlanjutan. Upaya menuju pendekatan fashion yang lebih ramah lingkungan, dipadukan dengan meningkatnya perhatian terhadap para desainer baru, terutama dari Asia, menjadikan ajang ini sebagai salah satu agenda penting dalam kalender fashion dunia.
Berbagai jenama yang tampil di Moscow Fashion Week menghadirkan pendekatan produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Hal ini diwujudkan melalui penggunaan material inovatif yang dapat didaur ulang, penghindaran bahan berbasis hewani, hingga praktik recycling dan upcycling dalam proses kreatif mereka. Brand Sol Selivanova Olga, misalnya, mengusung konsep keberlanjutan dengan memperhatikan seluruh siklus hidup produknya, mulai dari penggunaan kemasan yang dapat digunakan kembali hingga pengolahan limbah produksi yang kemudian dihidupkan kembali melalui studio kreatif maupun proyek edukasi. Sementara itu, Eulalique merancang setiap koleksinya dengan memanfaatkan sisa material dari musim sebelumnya, menciptakan siklus daur ulang berkelanjutan dalam identitas brand mereka. Label lain seperti Za_Za, 404 Not Found, the Vow, dan Duo juga menerapkan praktik upcycling, mengubah kain arsip serta material vintage menjadi karya desain kontemporer yang segar.
Salah satu tamu tetap Moscow Fashion Week, Ali Charisma, Advisory Board & Event Director dari Indonesian Fashion Chamber, turut mengapresiasi komitmen acara ini terhadap isu keberlanjutan. “Salah satu hal yang paling menarik perhatian saya adalah kuatnya fokus pada sustainability. Banyak desainer terlihat sangat serius memikirkan produksi yang bertanggung jawab, inovasi material, dan desain yang lebih sadar lingkungan. Sustainability bukan sekadar tren global, melainkan arah yang memang diperlukan bagi masa depan fashion. Melihat para desainer Rusia mengadopsi pendekatan ini membuat karya mereka terasa sangat relevan dan progresif.
Agenda keberlanjutan dalam Moscow Fashion Week tidak hanya diusung oleh desainer Rusia, tetapi juga oleh para peserta internasional yang berpartisipasi dalam perhelatan global ini. Desainer ternama asal Tiongkok, D.Martina Queen, yang sebelumnya merancang kostum untuk upacara pembukaan dan penutupan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, akan menghadirkan koleksi yang menggunakan material inovatif berupa bionic down-like filling, alternatif ramah lingkungan pengganti bulu alami. Sementara itu, label asal Spanyol Madame & Mister Sibarita akan menampilkan koleksi yang mengeksplorasi konsep eco-fashion melalui penggunaan biomaterial serta vegan leather inovatif berbahan serat tomat, mencerminkan pendekatan fashion yang lebih sadar lingkungan.
Brand asal Tiongkok Xuaujin, yang juga akan berpartisipasi dalam Moscow Fashion Week, menggabungkan penghormatan terhadap alam dengan apresiasi mendalam terhadap warisan budaya nasional mereka. Desainer Xuaujin, Yan Haoyi, menjelaskan, “Dalam pemilihan material, kami menggunakan kain tradisional seperti Xiangyunsha (tea silk) dan egg white cloth yang menyimpan kearifan kerajinan tangan selama berabad-abad dari berbagai komunitas etnis di Tiongkok. Material ini diproses menggunakan teknik pewarnaan berbasis tanaman seperti indigo dan botani lainnya, sebuah metode yang telah disempurnakan dari generasi ke generasi dan diturunkan sebagai bagian dari warisan budaya.”
Sejak awal, Moscow Fashion Week selalu memberikan ruang yang penuh penghormatan terhadap tradisi para partisipannya. Hal ini terasa semakin relevan mengingat Rusia sendiri merupakan negara multinasional, di mana setiap desainer membawa pengaruh budaya yang unik ke dalam konteks fashion kontemporer. Dengan lebih dari 200 desainer yang dijadwalkan tampil, Moscow Fashion Week tahun ini dipastikan menjadi panggung yang kaya akan inspirasi. Para pencinta fashion dapat menantikan koleksi dari desainer Rusia berbakat seperti Kisselenko, Xakama, Yana Besfamilnaya, Leffers, dan Sariné Saakian, serta berbagai label dari Turki, Spanyol, Tiongkok, dan negara lainnya. Seperti yang selalu dikenal selama ini, Moscow Fashion Week terus menjadi ruang bagi penemuan talenta baru—sebuah platform yang membuka pintu bagi nama-nama segar dan evolusi dunia fashion yang terus bergerak maju.

Comment