Andi Sultan Lulus Magister Unifa Lewat Tesis Operasi SAR ATR PK-THT

MEDIAWARTA, MAKASSAR – Andi Sultan, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) Makassar, menjadi peserta pertama yang menjalani Ujian Tutup Tesis Tahun Akademik 2025/2026. Ujian berlangsung di Gedung Rektorat Unifa Lantai III, Jalan Prof. Abdurrahman Basalamah, Makassar, Rabu (17/6/2026).

Momentum tersebut menjadi penanda akhir perjalanan akademiknya pada jenjang magister setelah berhasil mempertahankan tesis di hadapan dewan penguji selama kurang lebih dua jam.

Dalam sidang tersebut, Andi Sultan diuji oleh Dr. Ir. Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom selaku Ketua Sidang, didampingi Dr. Hj. Rosnaini Daga, S.E., M.M. sebagai Sekretaris Sidang, serta anggota penguji Dr. Mulyadi Hamid, S.E., M.Si., Dr. Nurmadani Fitri Suyuthi, S.E., M.Si., dan Dr. Abdul Samad A., S.E., M.Si.

Pria kelahiran Bone, 21 Maret 1986 itu mengangkat tesis berjudul “Strategi Operasi Search and Rescue (SAR) Gabungan dalam Penanganan Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 PK-THT pada Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar.”

Topik penelitian tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Andi Sultan terlibat langsung dalam operasi pencarian dan pertolongan sebagai On Scene Commander (OSC) saat penanganan kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT. Pengalaman lapangan itulah yang kemudian menjadi dasar kajian akademiknya untuk menganalisis strategi, koordinasi, dan efektivitas operasi SAR gabungan dalam situasi darurat penerbangan.

Selama ujian berlangsung, berbagai pertanyaan kritis diajukan oleh dewan penguji untuk menguji kedalaman analisis, metodologi penelitian, hingga relevansi hasil kajian terhadap pengembangan sistem pencarian dan pertolongan di Indonesia.

Setelah melalui seluruh tahapan sidang, Andi Sultan dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,8. Tahapan berikutnya yang akan dijalani adalah yudisium dan pembacaan ikrar alumni sebelum resmi menyandang gelar magister.

“Alhamdulillah, terima kasih yang sebesar-besarnya atas bimbingan, kesabaran, kritik, dan saran membangun yang telah Bapak dan Ibu dosen pembimbing serta penguji berikan selama proses penyusunan tesis ini. Saya tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang berpikir kritis dan adaptif terhadap perubahan dunia kerja dan sosial,” ujar Andi Sultan usai ujian.

Sementara itu, Ketua Sidang, Dr. Ir. Mujahid, S.E., M.M., M.I.Kom., menyampaikan pesan akademik kepada Andi Sultan agar gelar magister yang diraih tidak hanya menjadi pencapaian formal, tetapi juga diikuti peningkatan kualitas diri.

“Ketika sudah menyandang gelar magister, tentu harus dibarengi dengan kapasitas ilmu yang lebih baik. Konsekuensinya, pengetahuan yang bertambah harus berbanding lurus dengan karakter, perilaku, dan akhlak yang semakin baik,” pesannya.

Keberhasilan Andi Sultan menyelesaikan studi magister melalui penelitian berbasis pengalaman nyata di lapangan menjadi contoh bagaimana praktik profesional dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah yang memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang manajemen penanganan keadaan darurat dan operasi pencarian serta pertolongan.

Comment