MEDIAWARTA,MAKASSAR— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Universitas Muslim Indonesia (UMI). Salah satu dosen terbaiknya, Dr. Ir. H. Mais Ilsan, M.P., dipercaya oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX sebagai anggota tim sekaligus narasumber dalam Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi berbasis Outcome Based Education (OBE) tahun 2026. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala LLDIKTI Wilayah IX tentang Pengangkatan Tim Kurikulum Tahun 2026 .
Kepercayaan ini menjadi istimewa karena Dr. Mais Ilsan merupakan satu-satunya perwakilan dosen dari UMI yang tergabung dalam tim eksternal bersama para akademisi dari berbagai perguruan tinggi lainnya. Kehadirannya menunjukkan pengakuan LLDIKTI terhadap kompetensi dan kontribusi akademik dosen UMI dalam pengembangan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam penyusunan kurikulum berbasis capaian pembelajaran.
Dalam kapasitasnya sebagai narasumber, Dr. Mais Ilsan terlibat aktif dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan kurikulum berbasis OBE, yang bertujuan meningkatkan kualitas kurikulum perguruan tinggi agar selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) serta kebutuhan dunia industri. Tim ini juga memiliki peran strategis dalam mendampingi perguruan tinggi dalam merumuskan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), pemetaan kurikulum, hingga penyusunan profil lulusan yang adaptif dan kompetitif.
Partisipasi ini sekaligus memperkuat posisi UMI sebagai salah satu perguruan tinggi yang terus berkomitmen dalam peningkatan mutu pendidikan berbasis standar nasional dan internasional. Selain itu, kepercayaan ini juga menjadi bukti bahwa sumber daya manusia UMI mampu bersaing dan berkontribusi secara aktif di tingkat regional dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi menuju era berbasis luaran (outcome).
Dengan keterlibatan Dr. Mais Ilsan dalam tim strategis ini, diharapkan UMI semakin memperkuat implementasi kurikulum berbasis OBE di lingkungan internal, sekaligus menjadi rujukan bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan sistem pembelajaran yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Comment