MEDIAWARTA, BANDUNG – Perkembangan kendaraan energi baru di Indonesia terus mendorong produsen otomotif menghadirkan pilihan teknologi yang semakin beragam. BYD menjadi salah satu merek yang memperluas pilihan tersebut melalui teknologi kendaraan listrik penuh (EV) dan teknologi DM yang mengusung pendekatan electric-first.
Secara nasional, BYD mencatat penjualan 40.700 unit sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Angka tersebut setara dengan 37 persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional, menunjukkan semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap kendaraan energi baru.
Salah satu model yang mencerminkan perkembangan tersebut adalah BYD M6. Sejak diperkenalkan di Indonesia pada 2024, kendaraan keluarga ini telah digunakan lebih dari 28.000 keluarga untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mobilitas harian hingga perjalanan antarkota.
Pilihan teknologi M6 kemudian diperluas melalui kehadiran BYD M6 DM pada Mei 2026. Jika M6 EV mengandalkan tenaga listrik sepenuhnya, M6 DM menggunakan motor listrik sebagai penggerak utama dengan dukungan mesin berbahan bakar ketika dibutuhkan. Pendekatan tersebut ditujukan untuk memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen yang memiliki kebutuhan perjalanan beragam.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan kehadiran M6 DM merupakan respons terhadap kebutuhan konsumen yang terus berkembang.
“Perjalanan M6 bersama lebih dari 28.000 keluarga di Indonesia menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi terus berkembang,” ujar Luther.
Menurut dia, teknologi kendaraan tidak hanya berkaitan dengan inovasi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut memberikan manfaat yang relevan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi keluarga yang membutuhkan fleksibilitas perjalanan jarak jauh.
M6 DM juga mencatat sejumlah pengakuan sejak diluncurkan. Pada Juli 2026, model tersebut meraih penghargaan The Most Inspiring PHEV of the Year 2026. Sebelumnya, BYD M6 juga memperoleh penghargaan Car of the Year 2024, Best Family EV 2025, dan First EV Recommendation 2025.
Di sisi produksi, perkembangan keluarga M6 berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan manufaktur BYD di Indonesia. M6 EV generasi terbaru untuk pasar Indonesia telah diproduksi secara lokal.
Pada varian Standar, M6 EV memiliki kapasitas baterai yang diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 450 kilometer. Kendaraan tersebut memiliki tenaga maksimum 150 kW, torsi 310 Nm, serta akselerasi 0–100 kilometer per jam dalam 7,9 detik.
Perkembangan tersebut menjadi bagian dari kehadiran BYD di GIIAS Bandung 2026. Mengusung tema “Green Future, Smart Emotion”, BYD menampilkan sejumlah kendaraan energi baru sekaligus memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mencoba langsung beberapa model.
Di area display, BYD menghadirkan M6 EV 2026, M6 DM Cross Advance, M6 DM Classic Dynamic, dan ATTO 1 2026. Sementara area test drive menyediakan M6 EV 2026, M6 DM Cross Advance, serta ATTO 1 2026 Standard.
Selain kendaraan, BYD menghadirkan sejumlah kegiatan interaktif yang menyasar generasi muda, komunitas, pemilik kendaraan, media, hingga masyarakat umum. Program tersebut antara lain BYD Student Day “Build Your Day”, BYD Community Connect, e-Motion Dialogue, BYD Exploration Challenge, dan The Ultimate Quiz.
Kehadiran BYD di Bandung juga berkaitan dengan pengembangan fasilitas manufaktur perusahaan di Subang, Jawa Barat. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi kendaraan di dalam negeri, sekaligus mendukung rencana peningkatan kandungan lokal hingga 60 persen mulai Januari 2027.
Pengembangan fasilitas produksi juga mencakup rencana manufaktur baterai. Dengan demikian, ekspansi BYD di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan penjualan kendaraan, tetapi juga mencakup produksi, rantai pasok, dan pengembangan sumber daya manusia.
Bagi masyarakat Jawa Barat, keberadaan fasilitas manufaktur di Subang memberi keterkaitan langsung antara perkembangan kendaraan energi baru dengan industri otomotif di daerah tersebut. Kendaraan yang digunakan konsumen semakin terhubung dengan kemampuan produksi yang berkembang di dalam negeri.
Melalui GIIAS Bandung 2026, BYD sekaligus memperkenalkan pilihan teknologi EV dan DM kepada masyarakat. Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana kendaraan energi baru tidak hanya berkembang dari sisi produk, tetapi juga mulai membentuk ekosistem produksi dan layanan di Indonesia.

Comment