Cetak Agen Perubahan Digital untuk Wujudkan Desa Berdaya, B-POWER PLN UID Sulselrabar Raih Gold InTechSEA Awards 2026

MEDIAWARTA,MAKASSAR,-PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan kategori _Gold_ dalam ajang “Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2026”. Penghargaan diraih melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) B-POWER: Agen Perubahan Digital, Desa Berdaya Berkelanjutan pada kategori _Corporate Social Responsibility_ (CSR) & Pemberdayaan Masyarakat, Topik Sosial-Budaya dan Pendidikan.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen PLN UID Sulselrabar dalam menghadirkan program pemberdayaan generasi muda yang mendorong lahirnya agen perubahan digital di tingkat desa. Berkolaborasi dengan Kelas Bebas Bicara, B-POWER mengintegrasikan penguatan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, literasi digital, pemanfaatan _Artificial Intelligence_ (AI), media sosial produktif, hingga edukasi keselamatan ketenagalistrikan melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas.

Acara penganugerahan berlangsung di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9) dan turut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., serta Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, B.S., B.Sc., Chairman BS7+ Asia Pacific. Ajang InTechSEA Awards 2026 menjadi ruang apresiasi sekaligus kolaborasi bagi berbagai pihak dalam mendorong inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Pada kesempatan berbeda, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan raihan _Gold_ tersebut menjadi motivasi bagi PLN untuk terus menghadirkan program TJSL yang mampu mendorong kemandirian masyarakat sekaligus menciptakan manfaat yang berkelanjutan hingga ke tingkat desa.

“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat. Melalui B-POWER, kami mendorong generasi muda desa agar semakin percaya diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjadi agen perubahan yang mengembangkan potensi di desanya. Penghargaan _Gold_ ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperluas kebermanfaatan program sehingga semakin banyak desa yang tumbuh berdaya dan berkelanjutan,” ungkap Edyansyah.

Hingga akhir pelaksanaan, B-POWER telah memberdayakan 409 pemuda melalui sembilan batch pelatihan di 25 desa yang berada di Kabupaten Gowa. Program ini tidak berhenti pada peningkatan kapasitas individu, tetapi mendorong para peserta menerapkan kompetensi yang diperoleh untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mengembangkan potensi lokal di desa masing-masing.

Dari proses pemberdayaan tersebut, lahir 37 Project Inovasi Desa yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal. Keberlanjutan program diperkuat melalui pembentukan _24 Son’s of Gen-B_ sebagai kader agen perubahan yang berperan melanjutkan edukasi literasi digital, keselamatan ketenagalistrikan, serta pemberdayaan masyarakat di desa masing-masing.

Melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas, B-POWER dirancang agar manfaat program tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Para pemuda ditempatkan sebagai pelaku utama yang membawa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk melahirkan gagasan, mengembangkan potensi lokal, serta menjadi penggerak perubahan di lingkungan tempat mereka tinggal. Pendekatan ini sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam mewujudkan desa yang semakin adaptif, produktif, dan berdaya secara berkelanjutan.

Raihan _Gold InTechSEA Awards 2026_ semakin memperkuat komitmen PLN UID Sulselrabar untuk terus menghadirkan program TJSL yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui B-POWER, PLN mendorong generasi muda tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi tumbuh sebagai agen perubahan yang mampu mengambil peran dalam pembangunan dan menciptakan kebermanfaatan bagi desa serta masyarakat di sekitarnya.

Comment