MEDIAWARTA, MAKASSAR – Telkomsel terus memperkuat upaya menciptakan ekosistem layanan yang inklusif di kawasan Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka) melalui pengembangan layanan yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses layanan telekomunikasi yang setara bagi seluruh masyarakat.
Program layanan khusus bagi Teman Tuli sebenarnya telah dijalankan Telkomsel secara nasional sejak September 2023.
Kini, implementasinya semakin diperkuat di wilayah timur Indonesia melalui kehadiran fasilitas dan petugas yang mampu menjembatani kebutuhan komunikasi pelanggan penyandang disabilitas.
General Manager Customer Care and Retention Telkomsel Area Pamasuka, Arief Hidayatus Sefian, menilai bahwa akses layanan yang inklusif merupakan kebutuhan penting di era digital. Menurutnya, setiap titik layanan Telkomsel harus menjadi ruang yang terbuka, nyaman, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Melalui program tersebut, Telkomsel berharap dapat mendorong lebih banyak institusi dan pelaku industri untuk menghadirkan pelayanan yang memperhatikan kebutuhan kelompok rentan. Kehadiran layanan inklusif dinilai mampu meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat literasi digital yang merata,” paparnya, Kamis (18/6/2026).
Ke depan, Telkomsel berkomitmen terus menghadirkan inovasi pelayanan berbasis empati dan keberagaman.
Perusahaan meyakini bahwa layanan yang inklusif tidak hanya memberikan manfaat bagi pelanggan penyandang disabilitas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat digital yang lebih setara dan berkelanjutan.

Comment