MEDIAWARTA, MAKASSAR – BPJS Kesehatan Cabang Makassar mencatat sebanyak 3,4 juta jiwa telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga pertengahan 2026. Jumlah tersebut mencakup masyarakat di Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Maros, dan Kepulauan Pangkajene, atau sekitar 99 persen dari total penduduk di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Makassar.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makassar, dr. Prabowo, M.Kes., AAK, mengatakan tingginya cakupan kepesertaan menunjukkan semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan jaminan kesehatan.
“Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan melalui Program JKN,” ujar dr. Prabowo, Kamis (2/7/2026).
Prabowo melanjutkan, meski hampir seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta JKN, BPJS Kesehatan kini mengalihkan fokus pada peningkatan kepatuhan pembayaran iuran. Saat ini, tingkat kepatuhan peserta tercatat berada di angka 82 persen, sehingga masih diperlukan upaya berkelanjutan agar lebih banyak peserta mempertahankan status kepesertaan aktif.
“Fokus kami bukan lagi sekadar memperluas kepesertaan, tetapi memastikan peserta tetap aktif dan patuh membayar iuran sehingga keberlangsungan Program JKN tetap terjaga,” ungkapnya.
BPJS Kesehatan juga terus memperkuat pengawasan terhadap badan usaha yang menjadi peserta JKN. Hingga kini terdapat sekitar 6.900 badan usaha yang telah terdaftar di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Makassar. Namun, hasil pemantauan masih menemukan sekitar 15 badan usaha yang belum memenuhi kewajiban secara optimal, baik dalam mendaftarkan seluruh pekerja maupun membayar iuran tepat waktu. Data tersebut terus diperbarui melalui sinkronisasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan instansi perizinan.
Dr. Prabowo menegaskan kepatuhan badan usaha merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan Program JKN sekaligus meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
“BPJS Kesehatan akan terus melakukan pembinaan, pengawasan, dan pemeriksaan secara berkala agar seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan kesehatan. Melalui sinergi yang terus diperkuat bersama pemerintah daerah, dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan masyarakat, BPJS Kesehatan optimistis cakupan kepesertaan tetap terjaga dan keberlanjutan Program JKN semakin kuat dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” tutupnya.

Comment