Kuota Khitan Gembira Bosowa Ludes dalam Dua Hari

MEDIAWARTA, MAKASSARAntusiasme masyarakat terhadap program sosial Khitan Gembira Siswa Berprestasi yang digelar Bosowa Peduli terus meningkat.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, kuota sebanyak 100 peserta langsung terpenuhi hanya dalam dua hari sejak pendaftaran dibuka, meski panitia sebelumnya menyiapkan waktu pendaftaran selama empat hari.

Program yang berlangsung di Menara Bosowa, Makassar, ini merupakan kolaborasi Bosowa Peduli, Bosowa Property, Barru Barakah Properti (BBP), Menara Bosowa, Rumah Sakit Primaya, dan Fakultas Psikologi Universitas Bosowa.

Selain memberikan layanan khitan gratis, kegiatan tersebut juga menghadirkan edukasi kesehatan bagi orang tua serta pendampingan psikologis bagi anak sebelum menjalani tindakan medis.

Direktur Bosowa Peduli, Hafid Timor Mas’ud, mengatakan penyelenggaraan tahun ini menjadi pengembangan dari program serupa yang sukses digelar pada tahun sebelumnya. Menurutnya, sinergi lintas unit usaha membuat kualitas pelayanan semakin baik, mulai dari penyediaan ruang tindakan yang nyaman hingga pendampingan psikologis agar anak-anak lebih tenang saat menjalani khitan.

“Tahun lalu pesertanya sekitar 70 hingga 75 anak, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 100 peserta dan seluruh kuota terpenuhi hanya dalam dua hari. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Hafid menjelaskan, program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga besar Bosowa, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar, khususnya warga Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang.

“Bosowa ingin terus menghadirkan manfaat nyata melalui kegiatan sosial yang menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, orang tua peserta juga memperoleh edukasi kesehatan melalui talkshow yang disampaikan tenaga medis dari Rumah Sakit Primaya,” ungkapnya. 

Direktur Barru Barakah Properti (BBP), Arif Wahyudi, menambahkan keterlibatan perusahaannya merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“BBP menyiapkan fasilitas pelaksanaan agar peserta dan keluarga merasa nyaman. Selain itu, metode khitan yang digunakan telah memanfaatkan teknologi modern berupa sunat laser tanpa jahitan sehingga proses tindakan lebih cepat, minim nyeri, dan mempercepat masa pemulihan,” jelasnya.

Seluruh peserta juga menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum tindakan dilakukan guna memastikan proses khitan berlangsung aman dan optimal.

Comment